Pesawat Tersambar Petir, Seberapa Berbahaya?

Pesawat
Ilustrasi Pesawat Tersambar Petir. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Pesawat yang tersambar petir terdengar mengerikan. Kilatan cahaya di tengah awan gelap sering kali memicu kekhawatiran penumpang. Namun dalam dunia penerbangan modern, kondisi tersebut bukanlah hal luar biasa.

Para pilot memastikan bahwa setiap pesawat komersial telah dirancang agar tetap aman meski terkena sambaran petir di udara.

Cuaca buruk disertai petir memang tampak menakutkan bagi siapa saja, termasuk bagi pesawat yang tengah mengudara. Meski begitu, kecelakaan pesawat akibat sambaran petir sangat jarang terjadi.

Pilot Menghindari Badai Sejak Awal

Salah satu alasan minimnya risiko adalah karena pilot sebisa mungkin menghindari badai petir, terutama saat proses lepas landas dan pendaratan.

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Kapten maskapai penerbangan Patrick Smith menjelaskan bahwa salah satu ancaman terbesar dalam badai adalah wind shear atau pergeseran angin.

“Pergeseran angin adalah perubahan mendadak pada kecepatan dan/atau arah angin, yang dapat berbahaya bagi pesawat di ketinggian rendah,” kata Smith, dikutip dari Popular Science, Selasa (24/2/2026).

Berkat teknologi modern, pesawat dan bandara kini dilengkapi sistem peringatan dini untuk mendeteksi pergeseran angin. Jika kondisi cuaca memburuk, pilot dapat memutuskan untuk berputar-putar di udara sambil menunggu cuaca membaik sebelum mendarat.

Keputusan tersebut umumnya diambil bersama petugas pengatur lalu lintas udara di darat. Koordinasi intens dilakukan antara pilot, pengontrol lalu lintas udara, ahli meteorologi, dan awak penerbangan, baik sebelum maupun selama penerbangan berlangsung.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Pemantauan Cuaca Secara Real-Time

Sebelum terbang, pilot menerima laporan prakiraan cuaca, termasuk potensi badai di jalur penerbangan.

Namun informasi itu hanyalah gambaran awal. Selama di udara, pilot mengandalkan radar onboard dan Sistem Penghindaran Cuaca (Weather Avoidance System/WAS) untuk memantau kondisi secara real-time.

Pilot terus memperhatikan:

  • Posisi badai
  • Ketinggian awan badai
  • Kecepatan dan arah pergerakan
  • Intensitas cuaca

Selain itu, laporan dari pilot lain yang telah melintasi rute serupa juga menjadi referensi penting.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================