
Bagaimana Pesawat Menembus Badai?
Dalam praktiknya, pilot memang bisa saja menghadapi badai di jalur penerbangan. Namun mereka tidak akan terbang langsung ke pusat badai.
Biasanya, pilot memilih jalur melalui celah di antara badai agar tidak menyimpang terlalu jauh dari rute yang direncanakan.
“Anda tidak akan terbang ke jantung badai, tetapi Anda mungkin akan berada di pinggirannya dari waktu ke waktu,” ujar Smith.
Terbang tepat di atas badai juga bukan pilihan aman. Badai petir dapat tumbuh sangat tinggi, bahkan mencapai 40.000 hingga 50.000 kaki (sekitar 12–15 kilometer), yang merupakan ketinggian jelajah pesawat komersial.
Apa yang Terjadi Jika Pesawat Tersambar Petir?
Meski terdengar dramatis, sambaran petir pada pesawat umumnya tidak membahayakan. Struktur pesawat modern dirancang dengan sistem konduktif yang memungkinkan arus listrik dari petir mengalir di permukaan badan pesawat tanpa merusak sistem di dalamnya.
Mantan pilot Tom Bunn menjelaskan bahwa jika pesawat tersambar petir, penumpang biasanya hanya akan melihat kilatan cahaya dan mendengar suara keras.
Arus listrik dari petir akan merambat di permukaan luar pesawat dan keluar kembali tanpa menembus kabin. Setelah mendarat, pesawat biasanya tetap akan diperiksa sebagai prosedur standar keselamatan.
Turbulensi Lebih Mengganggu daripada Petir
Para pilot sepakat bahwa gambaran dramatis di film sering kali melebih-lebihkan bahaya badai. Yang paling sering dirasakan penumpang justru adalah turbulensi hebat yang membuat penerbangan terasa tidak nyaman.
Namun secara keseluruhan, sistem navigasi, radar cuaca, prosedur keselamatan, dan desain pesawat modern membuat risiko akibat sambaran petir sangat kecil.
Dengan kata lain, meski terlihat menegangkan dari balik jendela pesawat, sambaran petir bukanlah ancaman besar dalam dunia penerbangan modern.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















