
BOGORTODAY.COM – Bos Netflix, Ted Sarandos, merespons desakan Presiden Donald Trump yang menuntut pemecatan anggota dewan Netflix, Susan Rice, akibat komentarnya mengenai “pertanggungjawaban korporasi” di podcast beberapa waktu lalu.
Trump menyoroti pernyataan Rice saat Netflix bersaing dengan Paramount untuk mengakuisisi Warner Bros. Discovery (WBD), menilai keterlibatan Rice dalam dewan perusahaan bermasalah secara politis.
Sarandos menegaskan bahwa akuisisi WBD murni merupakan langkah bisnis dan bukan urusan politik. Proses merger diawasi ketat oleh Departemen Kehakiman AS serta regulator di Eropa dan seluruh dunia.
“Ini adalah kesepakatan bisnis. Ini bukan kesepakatan politik. Kesepakatan ini dijalankan oleh Departemen Kehakiman di AS dan regulator di seluruh Eropa serta di seluruh dunia,” ujar Sarandos, dikutip dari BBC Radio 4, Senin (23/2/2026).
Peran Susan Rice
Susan Rice, mantan penasihat keamanan nasional AS (2013-17) dan penasihat kebijakan domestik (2021-23), kini menjabat sebagai anggota dewan Netflix. Sarandos menegaskan bahwa desakan Trump untuk memecat Rice tidak memengaruhi strategi perusahaan.
“Dia memang suka melakukan banyak hal di media sosial,” tambah Sarandos ketika ditanya kemungkinan campur tangan Trump langsung dalam proses penawaran WBD.
Strategi Netflix vs Paramount
Sarandos juga mempromosikan tawaran Netflix untuk WBD menjelang tenggat waktu penawaran terakhir dari Paramount. Ia menekankan bahwa penggabungan ini akan mendorong pertumbuhan konten orisinal dan Hollywood secara keseluruhan.
“Ini adalah merger vertikal. Kami membeli studio film dan entitas distribusi yang saat ini tidak kami miliki. Kami akan menambah nilai pasar,” ujar Sarandos.
“Sementara Paramount berencana memangkas biaya operasional US$6 miliar, industri ini akan menjadi lebih kecil dibandingkan di bawah kepemilikan Netflix.”
Kontroversi Jendela Tayang Bioskop
Sarandos juga menanggapi dukungan sutradara James Cameron terhadap Paramount. Cameron mengklaim akuisisi Netflix akan memperpendek durasi tayang bioskop dan merugikan industri, namun Sarandos menegaskan Netflix tetap akan menayangkan film Warner Bros. selama 45 hari di bioskop, lebih lama dari klaim Cameron.
“Kami hanya menghabiskan lima menit percakapan soal jendela tayang, dan lebih banyak bicara tentang kacamata yang sedang ia kembangkan untuk Meta guna menonton film di rumah,” jelas Sarandos.
Dengan tanggapan ini, Netflix menegaskan posisi independennya dan menekankan bahwa proses akuisisi mengutamakan pertumbuhan industri hiburan dan bukan agenda politik, meski berada di tengah sorotan publik dan tekanan dari tokoh-tokoh berpengaruh.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















