
Aroma fermentasi menjadi tanda bahwa proses pembusukan telah terjadi akibat pertumbuhan mikroorganisme.
- Warna Berubah
Perhatikan tampilan fisiknya. Kurma yang terlalu menggelap, tampak kusam, atau memiliki bercak pucat patut dicurigai.
Dalam beberapa kasus, perubahan warna juga disertai munculnya jamur. Jika menemukan kondisi ini, sebaiknya jangan dikonsumsi.
- Terlalu Lengket atau Berlendir
Kurma memang bertekstur lengket karena kandungan gulanya tinggi. Namun, jika terasa sangat lengket hingga berlendir, itu bisa menjadi tanda kualitasnya menurun.
Lendir menandakan kemungkinan adanya pertumbuhan bakteri akibat penyimpanan yang tidak higienis.
- Rasa Berubah
Kurma yang masih baik memiliki rasa manis alami tanpa sensasi asam atau pahit. Jika saat dicicipi rasanya berubah menjadi asam, pahit, atau tidak segar, sebaiknya segera hentikan konsumsi.
- Muncul Bintik Putih atau Jamur
Bintik-bintik putih pada permukaan kurma bisa menjadi tanda pertumbuhan jamur. Biasanya muncul akibat paparan udara lembap atau wadah yang tidak tertutup rapat.
Meski hanya terlihat di sebagian kecil permukaan, kurma yang sudah berjamur tetap tidak aman untuk dimakan.
Teliti Sebelum Membeli
Memilih kurma tak bisa dilakukan sembarangan, terutama saat permintaan meningkat di bulan Ramadan. Selalu periksa aroma, warna, tekstur, dan rasanya sebelum dikonsumsi.
Dengan memilih kurma berkualitas dan menyimpannya dengan benar, manfaatnya sebagai sumber energi saat berbuka puasa dapat dirasakan secara optimal tanpa risiko gangguan kesehatan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














