BOGORTODAY.COM – Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga membimbing umatnya dalam adab dan kebiasaan hidup sehari-hari, termasuk saat beristirahat di malam hari.
Salah satu anjuran Rasulullah SAW yang masih relevan hingga kini adalah mematikan lampu ketika hendak tidur.
Dilansir dari Jurnal Studi Hadis Nusantara yang ditulis oleh Siti Nur Amaliyah, dkk., tidur bukan sekadar aktivitas melepas lelah, melainkan proses pemulihan fisik dan mental agar tubuh kembali optimal untuk beraktivitas.
Kualitas tidur yang baik tidak hanya diukur dari lamanya waktu, tetapi dari ketenangan dan kemampuan tubuh memulihkan energi secara menyeluruh.
Anjuran Rasulullah SAW dalam Hadis
Dalam Sahih al-Bukhari No. 5623, Rasulullah SAW bersabda:
“Ketika malam tiba (atau ketika sore), tahanlah anak-anak kalian agar tidak keluar, karena setan-setan menyebar pada saat itu. Namun ketika satu jam malam telah berlalu, lepaskanlah mereka dan tutuplah pintu-pintu serta sebutlah nama Allah, karena setan tidak akan membuka pintu yang tertutup. Ikatlah mulut kantong air kalian dan sebutlah nama Allah; tutuplah wadah-wadah dan peralatan kalian serta sebutlah nama Allah. Tutuplah mereka meskipun dengan meletakkan sesuatu di atasnya, dan padamkanlah lampu-lampu kalian.”
Hadis tersebut diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah RA. Dalam penjelasannya, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menutup pintu, menyebut nama Allah, mengamankan peralatan rumah tangga, dan memadamkan lampu sebelum tidur.
Pada masa itu, alat penerangan masih menggunakan api seperti obor atau lampu minyak yang berisiko menimbulkan kebakaran jika dibiarkan menyala. Karena itu, anjuran memadamkan lampu sangat erat kaitannya dengan faktor keselamatan.
Sunnah yang Tetap Relevan
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















