
Tak hanya kampus cabang AS, sejumlah institusi pendidikan lokal di Timur Tengah juga menghentikan kegiatan tatap muka.
Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi di Qatar mengumumkan bahwa sekolah dan universitas beralih ke sistem pembelajaran online hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Kondisi serupa terjadi di Bahrain. Sementara di Uni Emirat Arab, sekolah dan kampus mulai beralih ke pembelajaran daring sejak 2 atau 4 Maret 2026.
“Situasi tersebut terus dievaluasi dan periode tersebut dapat diperpanjang jika diperlukan berdasarkan perkembangan,” tulis pernyataan pemerintah UEA, dikutip dari Times Higher Education.
Iran Tutup Seluruh Universitas dan Batasi Internet
Di dalam negeri, Iran juga mengumumkan penutupan seluruh universitas sejak Teheran diserang pada Sabtu, 28 Februari 2026.
“Menteri Sains mengumumkan penutupan universitas di seluruh negeri hingga pemberitahuan lebih lanjut,” demikian laporan kantor berita resmi Iran, Islamic Republic News Agency, seperti dilansir Agence France-Presse, Sabtu (28/2/2026).
Selain itu, Iran kembali memberlakukan pembatasan internet. Sejumlah situs perguruan tinggi ternama seperti Sharif University of Technology, University of Tehran, dan Amirkabir University of Technology dilaporkan tidak dapat diakses per 2 Maret 2026.
Situasi ini menunjukkan bahwa eskalasi konflik tidak hanya berdampak pada aspek militer dan politik, tetapi juga meluas ke sektor pendidikan. Ribuan mahasiswa di berbagai negara kini harus menyesuaikan diri dengan pembelajaran jarak jauh di tengah ketidakpastian keamanan kawasan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















