Waspadai Kelebihan Vitamin D, Ini Tanda dan Risikonya bagi Tubuh

Dikutip dari Verywell Health, berikut beberapa tanda tubuh mengalami kelebihan vitamin D:

  1. Kadar Vitamin D dalam Darah Terlalu Tinggi

Cara paling akurat untuk mengetahui kadar vitamin D adalah melalui tes darah.

  • Kadar normal: 30–60 nanogram per mililiter (ng/ml)
  • Di atas 100 ng/ml: sudah tergolong terlalu tinggi

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka di atas batas normal, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

  1. Kadar Kalsium Terlalu Tinggi (Hiperkalsemia)

Salah satu fungsi vitamin D adalah membantu penyerapan kalsium di usus. Jika vitamin D berlebihan, kadar kalsium pun ikut meningkat.

  • Kadar kalsium normal: 8,4–10,2 mg/dl
  • Di atas batas tersebut dapat menyebabkan hiperkalsemia dan hiperkalsiuria (kelebihan kalsium dalam urine)
BACA JUGA :  200 ASN Kabupaten Bogor Adu Ketepatan di Turnamen Biliar Bupati Cup 2026

Gejala hiperkalsemia meliputi:

  • Lemah otot
  • Nyeri
  • Dehidrasi
  • Sering buang air kecil
  • Gangguan neuropsikiatri
  1. Gangguan Saluran Pencernaan

Kelebihan vitamin D yang memicu hiperkalsemia juga bisa berdampak pada sistem pencernaan. Gejalanya antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sembelit

Keluhan ini sering kali menjadi tanda awal sebelum komplikasi yang lebih serius muncul.

  1. Perubahan Kondisi Mental

Tak hanya gejala fisik, kelebihan vitamin D juga dapat memengaruhi kondisi mental.

Beberapa gejala yang mungkin muncul:

  • Kebingungan
  • Apatis
  • Depresi
  • Mudah marah

Dalam kondisi ekstrem, seseorang bisa mengalami linglung, halusinasi, bahkan psikosis.

  1. Komplikasi Ginjal

Hiperkalsemia akibat kelebihan vitamin D dapat memicu gangguan ginjal, seperti:

  • Penurunan fungsi ginjal
  • Cedera ginjal akut
  • Gagal ginjal
  • Batu ginjal
BACA JUGA :  Mobil PHEV China Mulai Masuk Indonesia, Toyota Nilai Persaingan Elektrifikasi Kian Menarik

Orang yang sudah memiliki riwayat penyakit ginjal sebaiknya sangat berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen vitamin D dan selalu berkonsultasi dengan dokter.

Paparan Matahari Aman, Suplemen yang Perlu Diwaspadai

Paparan sinar matahari tidak akan menyebabkan kadar vitamin D melonjak secara berlebihan, karena tubuh memiliki mekanisme pengaturan alami. Justru konsumsi suplemen dalam dosis tinggi tanpa pengawasan medis yang menjadi penyebab utama keracunan vitamin D.

Karena itu, sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D secara rutin, sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar vitamin D dalam darah dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Menjaga keseimbangan asupan adalah kunci. Vitamin D memang penting, tetapi dalam jumlah yang tepat.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================