Cara Aman Menurunkan Gula Darah yang Tiba-tiba Naik, Ini Penjelasan Dokter

Gula Darah
Cara Aman Menurunkan Gula Darah yang Tiba-tiba Naik, Ini Penjelasan Dokter. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Kadar gula darah yang tiba-tiba meningkat perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Situasi ini sangat penting diperhatikan terutama bagi penderita diabetes, karena lonjakan gula darah dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan.

Kondisi yang dikenal sebagai hiperglikemia ini sebenarnya bisa terjadi pada siapa saja. Namun pada penderita diabetes, risiko dampaknya jauh lebih besar jika tidak segera dikendalikan.

Dokter spesialis endokrinologi, Beatrice Hong, menjelaskan bahwa kadar gula yang terlalu tinggi dalam waktu singkat dapat berkembang menjadi kondisi darurat medis.

Menurutnya, hiperglikemia yang tidak ditangani dapat menyebabkan masalah serius seperti Diabetic Ketoacidosis atau Hyperosmolar Hyperglycemic Syndrome. Kedua kondisi tersebut dapat membahayakan kesehatan dan membutuhkan penanganan medis segera.

Selain risiko jangka pendek, kadar gula darah yang terus tinggi juga dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang. Diabetes merupakan penyakit yang memengaruhi banyak sistem dalam tubuh, sehingga dapat berdampak pada berbagai organ seperti mata, ginjal, saraf, jantung, dan kaki.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menurunkan gula darah dengan lebih cepat dan aman? Berikut beberapa langkah yang dapat membantu.

  1. Gunakan insulin jika terlewat atau terjadi masalah

Bagi penderita diabetes yang menggunakan insulin, langkah pertama adalah memastikan tidak ada dosis yang terlewat. Selain itu, pastikan alat seperti pompa insulin berfungsi dengan baik.

Insulin merupakan hormon yang diproduksi oleh pankreas dan berperan membantu memindahkan glukosa dari aliran darah ke dalam sel tubuh untuk digunakan sebagai sumber energi.

BACA JUGA :  Body Butter vs Body Lotion: Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit?

Jika insulin digunakan sesuai anjuran dokter, glukosa dapat lebih cepat masuk ke sel sehingga kadar gula dalam darah menurun. Namun perlu diingat, insulin yang terpapar suhu panas berlebihan dapat menurun efektivitasnya. Oleh karena itu, cara penyimpanan insulin juga harus diperhatikan.

  1. Minum obat diabetes sesuai jadwal

Obat diabetes biasanya harus dikonsumsi secara teratur sesuai jadwal yang telah ditentukan. Jika satu dosis terlewat, kadar gula darah dapat meningkat.

Setelah obat kembali diminum, kadar gula darah biasanya akan menurun secara bertahap. Namun, efeknya tidak selalu secepat insulin. Beberapa obat seperti Metformin membutuhkan waktu lebih lama untuk bekerja.

Karena itu, obat diabetes tidak dianjurkan hanya diminum saat gula darah naik saja. Penggunaannya harus mengikuti petunjuk dokter agar pengendalian gula darah tetap stabil.

  1. Perbanyak minum air putih

Dokter spesialis endokrinologi Lorena Wright menyarankan penderita diabetes untuk lebih banyak minum air putih ketika kadar gula meningkat.

Saat gula darah tinggi, ginjal akan bekerja keras untuk membuang kelebihan glukosa melalui urine. Proses ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan berisiko mengalami dehidrasi.

Minum air putih dapat membantu tubuh membuang gula berlebih melalui urine sekaligus membantu mengencerkan kadar glukosa dalam darah.

  1. Lakukan aktivitas fisik ringan
BACA JUGA :  Kebiasaan Menyimpan Handuk di Kamar Mandi Ternyata Berisiko, Ini Penjelasan Ahlinya

Aktivitas fisik ringan juga dapat membantu menurunkan gula darah, selama tubuh masih memiliki cukup insulin dan tidak muncul gejala berat.

Berjalan kaki dengan intensitas sedang sekitar 20 menit setelah makan dapat membantu menurunkan kadar gula darah hingga 20–30 persen. Hal ini terjadi karena otot yang aktif bergerak menggunakan glukosa sebagai sumber energi.

Namun olahraga sebaiknya dihindari jika muncul gejala seperti mual berat, muntah, atau nyeri perut yang bisa menjadi tanda Diabetic Ketoacidosis. Dalam kondisi tersebut, penanganan medis lebih diperlukan.

Gejala gula darah tinggi yang perlu diwaspadai

Selain menggunakan alat pemeriksa gula darah, tubuh biasanya memberikan tanda ketika kadar gula meningkat. Beberapa gejala yang sering muncul antara lain:

  • Sering buang air kecil
  • Rasa haus berlebihan
  • Pusing atau sakit kepala
  • Kesemutan pada tangan atau kaki
  • Mudah lelah
  • Penglihatan kabur
  • Mual, muntah, atau nyeri perut

Pentingnya pengelolaan gula darah

Menurunkan kadar gula darah yang melonjak memang penting untuk mencegah kondisi darurat. Namun yang tidak kalah penting adalah menjaga kadar gula tetap stabil dalam jangka panjang.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan pola makan sehat, rutin berolahraga, disiplin mengonsumsi obat, serta memantau kadar gula darah secara berkala. Dengan pengelolaan yang baik, risiko komplikasi akibat diabetes dapat diminimalkan dan kualitas hidup tetap terjaga.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================