
Menurut Candace Witherspoon, ahli rambut di New York, metode ini sangat membantu rambut keriting, kering, atau yang sering diwarnai dan terkena alat panas. Bahan seperti polyquaternium-10 dan guar hydroxypropyltrimonium chloride bekerja melapisi rambut agar tidak mudah kusut.
- Mengurangi Risiko Kerusakan Akibat Pencucian
Sampo, terutama yang mengandung sulfat, bisa menghilangkan minyak alami rambut. Saat rambut terkena air, seratnya mengembang dan menyusut kembali saat kering.
Proses berulang ini dapat menyebabkan kelelahan higroskopis, yaitu rambut menjadi rapuh. Pre-wash membentuk lapisan tipis yang membantu mengurangi penyerapan air berlebihan dan gesekan saat keramas.
- Menjaga Kesehatan Kulit Kepala
Beberapa produk pre-wash fokus pada kulit kepala untuk mengangkat minyak, keringat, sel kulit mati, dan sisa produk styling. Namun, perlu berhati-hati.
Minyak berat yang menempel terlalu lama dapat menyumbat folikel dan mengganggu keseimbangan mikroorganisme alami kulit kepala.
Siapa yang Sebaiknya Menggunakan?
Perawatan pre-shampoo lebih cocok untuk rambut yang tebal, kasar, kering, keriting, atau mudah kusut, karena tipe rambut ini rentan patah saat dicuci atau disisir.
Sebaliknya, rambut tipis atau mudah berminyak biasanya tidak memerlukan langkah tambahan ini. Jika rambut sudah sehat, mudah diatur, dan tidak kusut parah, rutinitas sederhana dengan sampo dan kondisioner sudah cukup.
Bagi yang sering mengalami rambut kering, kusut, atau rapuh setelah keramas, pre-shampoo bisa dicoba sebagai solusi tambahan. Namun, bagi rambut yang normal dan tidak bermasalah, langkah ini hanyalah opsional.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















