
Selain penyegelan, DLH juga mengambil ulang sampel air lindi atau air luruhan yang terdapat di lokasi untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. Meski demikian, Riri mengakui hasil pengujian kemungkinan besar hanya akan mendeteksi air hujan yang bercampur di lokasi tersebut.
Hingga kini, asal-usul sampah yang diduga mengandung limbah B3 itu masih belum diketahui. DLH menyatakan penyelidikan masih terus berjalan.
“Kami belum tahu asalnya dari mana, makanya dipasang plang, agar masyarakat tahu bahwa area ini tidak boleh ada aktivitas,” kata Riri.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















