Waspada Jamur Saat Rumah Ditinggal Mudik, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

BOGORTODAY.COM – Menjelang musim mudik, banyak orang mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan perjalanan ke kampung halaman. Selain menyiapkan barang yang akan dibawa, penting juga memastikan rumah atau kamar yang ditinggalkan tetap aman selama beberapa hari.

Namun, keamanan rumah tidak hanya soal risiko pencurian. Ada masalah lain yang sering luput dari perhatian, yaitu munculnya jamur di dalam ruangan.

Tidak sedikit orang yang mendapati dinding, lemari, hingga bantal dipenuhi bercak hitam atau putih setelah kembali dari mudik. Kondisi ini terjadi karena pertumbuhan jamur yang berkembang selama rumah kosong dan jarang mendapatkan sirkulasi udara.

Menurut Denny Setiawan, penyebab utama jamur di dalam ruangan adalah tingkat kelembapan yang tinggi. Ia menjelaskan bahwa ruangan tanpa ventilasi yang memadai akan lebih mudah lembap sehingga menjadi tempat ideal bagi jamur untuk tumbuh.

“Jika ruangan tidak memiliki jendela atau ventilasi yang baik, otomatis udara di dalamnya menjadi lembap. Kondisi ini sangat mendukung pertumbuhan jamur,” jelasnya.

BACA JUGA :  Waspada Teror Pocong di Cibinong, Camat Minta Siskamling Digencarkan

Pentingnya Sirkulasi Udara

Kelembapan biasanya muncul ketika ruangan tidak memiliki aliran udara yang baik. Idealnya, ruangan memiliki jalur udara masuk dan keluar sehingga udara bisa berganti secara alami. Dengan begitu, ruangan terasa lebih segar dan tidak pengap.

Masalah ini sering terjadi pada hunian dengan ruang terbatas, seperti kamar kos atau kontrakan kecil.

Beberapa bangunan bahkan tidak memiliki ventilasi memadai atau posisinya berada di sudut bangunan sehingga sulit mendapatkan akses jendela yang dapat dibuka.

Cara Mencegah Jamur di Ruangan

Untuk mengurangi risiko munculnya jamur, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama, antara lain:

  • Pastikan ruangan memiliki jendela yang dapat dibuka untuk sirkulasi udara.
  • Gunakan ventilasi silang agar udara dapat mengalir dengan baik.
  • Jika tidak ada ventilasi tambahan, pertimbangkan memasang exhaust fan untuk membantu mengurangi kelembapan.
BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Exhaust fan sendiri biasanya dipasang di jendela, plafon, atau dinding untuk membantu mengeluarkan udara lembap dari ruangan. Saat ini bahkan tersedia perangkat yang bisa dioperasikan dari jarak jauh melalui aplikasi ponsel.

Dampak Kelembapan bagi Kesehatan

Selain menyebabkan jamur, ruangan yang terlalu lembap juga dapat berdampak pada kesehatan. Udara yang tidak berganti dengan baik bisa mengandung lebih banyak karbon dioksida dan berpotensi memicu gangguan pernapasan.

Karena itu, memastikan ventilasi yang baik tidak hanya penting untuk menjaga kondisi rumah tetap bersih, tetapi juga untuk menjaga kualitas udara yang sehat bagi penghuni.

Dengan memperhatikan sirkulasi udara sebelum mudik, rumah yang ditinggalkan lebih lama bisa tetap terjaga kebersihannya dan terhindar dari masalah jamur saat ditinggalkan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================