Gunakan Strategi ‘Silent Project’, Pemkot Bogor Tuntaskan Pemindahan Pedagang Pasar Bogor

Saat ini, para pedagang telah menempati beberapa lokasi relokasi, di antaranya Pasar Sukasari, Pasar Jumbrok, dan Pasar Jambu Dua.

Pemerintah Kota Bogor juga berencana membangun hanggar tambahan di Pasar Jumbrok serta melakukan modifikasi di lantai 2 Pasar Jambu Dua untuk komoditas daging dan barang kering guna memberikan kenyamanan lebih bagi pedagang dan pembeli.

Terkait keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di area luar pasar, Wali Kota menegaskan komitmen sterilisasi di sepanjang Jalan Pedati, Jalan Roda, hingga Lawang Saketeng. Ia mengingatkan para pedagang, yang mayoritas berasal dari luar Kota Bogor, untuk senantiasa menghormati aturan setempat.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

“Ya namanya juga kadang-kadang kalau kita list ya, punten, yang jualan itu kan nggak ada yang KTP-nya Bogor. Ada yang dari Halmahera, ada yang dari Ambon, ada yang dari Padang, dari Majalengka, dari Garut, dari mana-mana. Tapi saya selalu ingatkan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Makanya kita juga nggak mau friksi apalagi dalam kondisi ekonomi yang tidak baik-baik saja, ya kita juga tarik ulur tetapi kita punya konsep yang jelas supaya tuntas,” tegas Dedie.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Penataan menyeluruh ini ditargetkan akan semakin diperkuat setelah hari raya Lebaran untuk memastikan kawasan pusat kota tetap tertata dan kondusif.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================