Tirta Pakuan Pastikan Pasokan Air Bersih Kota Bogor Aman Meski Dihantui Fenomena El Nino

Tirta Pakuan
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan. Foto: Aditya/bogortoday.com

BOGORTODAY.COM – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tengah menyiapkan berbagai langkah mitigasi strategis untuk mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino terhadap pasokan air baku di Kota Bogor. Hal ini dilakukan guna memastikan ketersediaan air bersih bagi pelanggan tetap terjaga meski dalam kondisi cuaca ekstrem.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan risiko pada dua sumber air baku utama, yakni Sungai Cisadane dan Sungai Ciliwung. Menurutnya, Sungai Ciliwung menjadi titik yang paling diwaspadai karena debit airnya pernah mencapai batas ambang bawah yang diizinkan.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

“Kalau kita belajar dari data, sumber air baku kita ada dua, yaitu Sungai Cisadane dan Sungai Ciliwung. Yang sangat berisiko itu Sungai Ciliwung. Kita pernah sampai di ujung batas bawah ambang yang diizinkan. Ini yang akan menjadi masalah,” ujar Rino di Training Center Tirta Pakuan, pada Senin (16/3/2026).

Optimalkan Infrastruktur dan Mitigasi Risiko

Untuk menjaga keberlanjutan pasokan, Perumda Tirta Pakuan mengoptimalkan peran bendung dengan sistem hold and release guna memelihara debit air selama masa El Nino. Di sisi lain, Rino mengungkapkan bahwa perbaikan infrastruktur di wilayah yang sebelumnya rawan kekeringan, seperti di Mulya Harja, telah membuahkan hasil positif.

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

“Alhamdulillah, sekarang sudah ada jaringan air di sana. Kalau dulu kita harus mengirim air tangki melalui BPBD, sekarang sudah bisa kita buatkan instalasi pengolahan air sendiri,” ungkapnya.

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================