Eskalasi Timur Tengah: Serangan Balasan Iran Dampak Kerusakan Armada Pesawat di Bandara Dubai

Otoritas Penerbangan Sipil Dubai juga sempat menangguhkan aktivitas di bandara sebagai langkah preventif demi keselamatan penumpang.

Gangguan ini berdampak langsung pada penerbangan dari tanah air. Tercatat dua penerbangan Emirates dari Indonesia terpaksa dialihkan pada Senin (16/3/2026):

  1. Penerbangan EK 359 (Jakarta-Dubai): Membawa sekitar 309 penumpang, dialihkan ke Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi.
  2. Penerbangan EK 399 (Denpasar-Dubai): Membawa sekitar 300 penumpang, dialihkan ke Bandara Internasional Al Maktoum.
BACA JUGA :  Wardatina Mawa Ingin Perceraian Segera Tuntas, Tegaskan Keputusan Sudah Bulat

Latar Belakang Konflik: Aksi dan Reaksi

Ketegangan regional ini merupakan puncak dari rentetan serangan sejak 28 Februari 2026, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi gabungan terhadap Iran yang menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Iran merespons dengan meluncurkan serangan drone serta rudal secara masif yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, hingga negara-negara Teluk yang menjadi basis aset militer AS. Eskalasi ini tidak hanya menelan korban jiwa dan merusak infrastruktur, tetapi juga mengguncang pasar global dan stabilitas penerbangan internasional.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Hingga saat ini, pihak otoritas bandara belum memberikan kepastian mengenai kapan jadwal penerbangan akan kembali normal sepenuhnya, mengingat situasi keamanan yang masih sangat fluktuatif.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================