Mengapa Menstruasi Belum Kembali Setelah Melahirkan? Simak Fakta Medisnya

Menstruasi
Mengapa Menstruasi Belum Kembali Setelah Melahirkan? Simak Fakta Medisnya. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Bagi banyak ibu baru, berakhirnya masa nifas sering kali menimbulkan pertanyaan: “Kapan siklus haid akan kembali normal?” Terkadang, rasa khawatir muncul saat teman sesama ibu sudah kembali menstruasi, sementara diri sendiri belum kunjung mengalaminya. Apakah kondisi ini normal atau ada masalah kesehatan?

Secara medis, waktu kembalinya siklus bulanan pascasalinan sangat bervariasi karena dipengaruhi oleh mekanisme internal tubuh yang kompleks.

Peran Hormon Prolaktin: Sang Penunda Alami

Menurut penjelasan dari Thomson Medical, kembalinya menstruasi sangat bergantung pada keseimbangan hormon pascamelahirkan. Hormon utama yang bertanggung jawab dalam hal ini adalah prolaktin.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Dorong Kebijakan Daerah Berlandaskan Pancasila

Prolaktin memiliki tugas utama merangsang produksi ASI. Namun, hormon ini juga memiliki efek samping alami, yaitu menekan aktivitas indung telur untuk melepaskan sel telur (ovulasi).

Ketika kadar prolaktin tinggi—terutama saat ibu menyusui secara rutin—tubuh secara otomatis “menunda” proses ovulasi. Tanpa adanya ovulasi, rahim tidak akan meluruhkan dindingnya, sehingga menstruasi tidak terjadi.

Menyusui vs. Tidak Menyusui: Perbedaan Waktu Pemulihan

Setiap tubuh memiliki ritme pemulihan yang berbeda, namun secara umum polanya terbagi menjadi dua:

  1. Ibu yang Tidak Menyusui: Biasanya, siklus haid akan kembali relatif cepat, yakni sekitar 6 hingga 8 minggu setelah melahirkan.
  2. Ibu yang Menyusui Eksklusif: Haid bisa tertunda lebih lama, mulai dari enam bulan hingga lebih dari satu tahun. Kondisi ini dikenal sebagai lactational amenorrhea dan sepenuhnya normal.
BACA JUGA :  Waspada Bahaya Tawon dan Cara Ampuh Mengusirnya dari Rumah

Manfaat Ganda ASI Eksklusif bagi Ibu

Penelitian dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyoroti bahwa menyusui eksklusif bukan hanya soal nutrisi bayi. Aktivitas ini membantu proses involusi rahim, yaitu percepatan kembalinya ukuran rahim ke bentuk semula sebelum hamil.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================