BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) berbagi tumpangan mobil dinas saat berangkat ke kantor sebagai langkah efisiensi bahan bakar minyak yang diberlakukan bersamaan dengan penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH).
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan hal tersebut di Bogor, Kamis (26/3/2026). Ia menjelaskan, kebijakan itu diterapkan karena selama ini setiap pegawai cenderung menggunakan kendaraan secara perseorangan sehingga konsumsi BBM dinilai tidak efisien.
“Kami akan mengimbau teman-teman ASN untuk melakukan sharing penumpang. Jadi, kalau biasanya satu mobil satu penumpang ke kantor, ke depannya tidak lagi seperti itu,” ujar Ajat kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).
Selain berbagi tumpangan, Ajat mengungkapkan bahwa pelaksanaan rapat akan lebih banyak dialihkan ke format daring, seperti yang pernah diterapkan semasa pandemi Covid-19. Seluruh ASN juga diminta menerapkan efisiensi energi listrik dalam setiap kegiatan perkantoran melalui rekayasa penggunaan listrik agar lebih hemat.
Meski demikian, Ajat menegaskan bahwa kebijakan WFH tidak berarti pegawai bebas dari tanggung jawab kerja. Setiap ASN yang menjalankan WFH tetap diwajibkan memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan dan melaporkan hasil pekerjaannya secara terukur.
“WFH itu bukan libur. Nanti ada target kinerja yang harus dicapai, menghasilkan apa, mengerjakan apa. Itu semua harus jelas,” tegas Ajat.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















