
Karena kadar airnya rendah, mikroorganisme sulit berkembang pada jenis ini. Oleh karena itu, selai kacang konvensional cukup disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung, seperti lemari dapur.
Meski demikian, menyimpannya di kulkas tetap diperbolehkan, terutama setelah kemasan dibuka, untuk memperpanjang masa simpannya.
Berapa lama selai kacang bisa dikonsumsi?
Daya tahan selai kacang juga berbeda tergantung jenisnya. Produk komersial yang belum dibuka umumnya dapat bertahan sekitar 6 hingga 9 bulan di suhu ruang. Setelah dibuka, masa simpannya berkisar 2 hingga 3 bulan di lemari dapur, atau bisa lebih lama jika disimpan di kulkas.
Sementara itu, selai kacang alami memiliki masa simpan lebih panjang jika belum dibuka dan disimpan di kulkas, bahkan bisa mencapai satu tahun. Namun setelah dibuka, sebaiknya dikonsumsi dalam waktu 3 hingga 4 bulan agar kualitasnya tetap terjaga.
Simpan dengan cara yang tepat
Memahami jenis selai kacang sangat penting untuk menentukan cara penyimpanan yang benar. Selai kacang alami membutuhkan suhu dingin agar tidak cepat rusak, sedangkan selai kacang konvensional lebih fleksibel dalam penyimpanannya.
Dengan cara penyimpanan yang tepat, selai kacang tidak hanya lebih awet, tetapi juga tetap aman dikonsumsi dengan rasa dan tekstur yang tetap terjaga.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















