Mahasiswa Bogor Gugat Proyek Digital Desa Senilai Rp 20 Miliar

Mahasiswa Bogor
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Brigade Mahasiswa Bogor duduk bersama Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim (kanan), saat audiensi di depan Kantor DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (2/4/2026). Foto: bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COM – Brigade Mahasiswa Bogor menggugat proyek digitalisasi desa milik Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat senilai Rp 20 miliar yang dianggap tidak memiliki landasan kebutuhan riil.

Koordinator Brigade Mahasiswa Bogor, Yuri, menyatakan program digitalisasi tersebut terkesan dipaksakan dan tidak terukur secara komprehensif. Menurut dia, anggaran publik seharusnya diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, bukan untuk proyek yang berpotensi sarat kepentingan.

BACA JUGA :  Persikabo All Star Tantang PSB Bogor di Laga Derby HJB ke-544

“Anggaran publik seharusnya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, bukan pada proyek-proyek yang berpotensi menjadi ruang kompromi politik anggaran,” ujar Yuri usai unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (2/4/2026).

BACA JUGA :  Golongan Darah Ternyata Berkaitan dengan Risiko Stroke? Ini Penjelasan Hasil Penelitian Terbaru

Para mahasiswa mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalihkan anggaran tersebut ke program yang lebih mendasar, antara lain peningkatan kualitas layanan kesehatan di posyandu dan puskesmas, serta penguatan kapasitas dan insentif bagi kader posyandu.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================