Mengapa Laki-Laki Cenderung Lebih Cepat Meninggal? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Perempuan memiliki “cadangan” pada kromosom X. Jika salah satu mengalami gangguan, kromosom X lainnya masih bisa berfungsi. Sementara itu, laki-laki tidak memiliki mekanisme cadangan serupa, sehingga lebih rentan terhadap kondisi tertentu.

Selain itu, faktor hormonal juga berpengaruh pada bagaimana tubuh merespons penyakit dan proses penuaan.

Pola Global yang Konsisten

Data kesehatan dunia menunjukkan tren yang sama di berbagai negara. Penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, dan diabetes menjadi penyebab utama kematian, dan angka kejadiannya cenderung lebih tinggi pada laki-laki.

Di Indonesia, kondisi serupa juga terlihat. Tingkat kematian laki-laki tercatat lebih tinggi di hampir semua kelompok usia. Penyakit kronis seperti hipertensi, gangguan paru, dan diabetes menjadi penyumbang utama.

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Perubahan pola penyakit dari infeksi ke penyakit kronis juga memperkuat kerentanan ini, karena kondisi tersebut sering berkaitan dengan gaya hidup jangka panjang.

Risiko Bisa Dikendalikan

Meski terdapat faktor biologis yang tidak dapat diubah, bukan berarti risiko tersebut tidak bisa ditekan. Justru, perubahan gaya hidup memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:

  • Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
  • Aktif berolahraga
  • Menghindari rokok dan kebiasaan berisiko
BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

Lebih dari Sekadar Usia

Perbedaan usia harapan hidup antara laki-laki dan perempuan memang nyata. Namun, hal ini bukan tentang siapa yang lebih kuat, melainkan bagaimana setiap individu menjaga kesehatannya.

Pada akhirnya, hidup lebih lama bukan hanya soal angka usia, tetapi juga kualitas hidup yang dijalani. Oleh karena itu, menjaga kesehatan sejak dini menjadi investasi penting—terutama bagi laki-laki yang secara statistik memiliki risiko lebih tinggi.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================