BOGORTODAY.COM – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Suryakencana, Kota Bogor, kembali menggeliat meski sebelumnya telah dilakukan rangkaian penertiban dan relokasi. Berdasarkan laporan warga, para pedagang mulai terlihat beroperasi secara masif sejak Jumat (3/4/2026), terutama pada waktu sore hingga dini hari.
Pantauan di lokasi menunjukkan lapak-lapak PKL kembali memenuhi titik-titik krusial seperti Jalan Lawang Seketeng, Jalan Roda, dan Jalan Pedati. Kehadiran pembeli yang ramai membuat transaksi jual beli di bahu jalan kembali terlihat normal, seolah mengabaikan status kawasan yang seharusnya tertib dari aktivitas PKL.
Viral di Media Sosial dan Sorotan Warganet
Kembalinya PKL ke jantung niaga Kota Bogor ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial. Akun Instagram @bogor.issue mengunggah video yang memperlihatkan keramaian pedagang pasca-penertiban.
Unggahan tersebut memicu reaksi beragam dari warganet, yang mayoritas mempertanyakan konsistensi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda).
Kendala Lapangan: Modus Bongkar Muat Motor
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Dody Wahyudin, mengakui adanya tantangan berat dalam menjaga sterilisasi kawasan. Meski patroli dilakukan 24 jam bersama Satpol PP, para pedagang selalu menemukan celah untuk menghindar dari pengawasan petugas.
Salah satu modus yang sering ditemui adalah pemanfaatan sepeda motor untuk mengangkut barang dagangan.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















