PKL Suryakencana Kembali Menjamur, Dishub Kota Bogor Keluhkan Modus Kucing-kucingan Pedagang

“Pedagang melakukan bongkar muat di luar area pasar, kemudian barang diangkut menggunakan motor masuk ke dalam. Mereka juga kerap memanfaatkan momen pergantian shift petugas untuk mulai menggelar dagangan,” ungkap Dody, pada Minggu (5/4/2026).

Selain itu, Dody menyebut adanya pengendara yang nekat melawan arus demi menghindari penyekatan petugas. Hingga saat ini, Dishub mencatat telah menindak lebih dari 50 kendaraan yang melanggar aturan di kawasan tersebut.

BACA JUGA :  Puasa Muharram 2026: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Evaluasi dari Pemkot Bogor

Munculnya kembali PKL ini menunjukkan bahwa skema relokasi yang ditawarkan sebelumnya belum sepenuhnya efektif meredam aktivitas pedagang di bahu jalan. Dalih memasok barang ke toko-toko permanen di sekitar lokasi juga sering digunakan pedagang sebagai alasan saat ditegur petugas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menyatakan bahwa pemerintah tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Ia memastikan akan ada langkah peninjauan kembali terkait strategi penataan di Suryakencana.

BACA JUGA :  Bangunan Cagar Budaya Denkesyah Bogor Mulai Direstorasi Pasca-Kebakaran, Pemkot Kucurkan Rp3,7 Miliar

“Kami akan lakukan evaluasi,” ujar Denny singkat saat dikonfirmasi mengenai langkah konkret Pemkot selanjutnya.

Hingga Minggu malam, intensitas aktivitas di kawasan Suryakencana terpantau masih tinggi. Tanpa pengawasan yang lebih ketat dan solusi permanen bagi para pedagang, kawasan yang menjadi ikon wisata kuliner dan budaya ini terancam kembali semrawut.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================