
Keputusan ini diambil setelah lonjakan kunjungan wisatawan sepanjang Maret 2026. Data TNBTS menunjukkan bahwa jumlah pengunjung mencapai 79.223 orang, tersebar melalui empat pintu utama yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Lonjakan ini memberikan tekanan besar pada ekosistem Bromo.
Komitmen untuk Kelestarian dan Kesejahteraan Lokal
Endrip menekankan bahwa langkah penutupan ini bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga kelestarian Gunung Bromo. Selain penataan infrastruktur, kegiatan edukasi bagi pelaku jasa wisata diharapkan berdampak positif bagi lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat lokal.
“Kami ingin memastikan Bromo tetap lestari sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh semua pihak,” tutup Endrip.
Penutupan sementara ini diharapkan memberikan ruang bagi alam untuk pulih dan menciptakan standar wisata yang lebih berkualitas bagi para pengunjung di masa mendatang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















