Jangan Sepelekan Tinggi Ranjang, Ini Pengaruhnya pada Kenyamanan dan Kesehatan

Ranjang
Ilustrasi Ranjang. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Saat menata kamar tidur, perhatian sering kali tertuju pada ukuran kasur atau tata letak furnitur. Padahal, ada satu aspek penting yang kerap terabaikan, yaitu tinggi ranjang. Meski terlihat sederhana, tinggi tempat tidur ternyata berpengaruh pada kenyamanan hingga kesehatan tubuh.

Setiap Orang Punya Kebutuhan Berbeda

Tinggi tempat tidur ideal tidak bisa disamaratakan untuk semua orang. Kebutuhan anak-anak tentu berbeda dengan orang dewasa.

Untuk anak-anak, ranjang yang lebih rendah cenderung lebih aman dan memudahkan mereka saat naik dan turun dari tempat tidur. Sementara itu, orang dewasa umumnya membutuhkan kasur yang lebih tebal agar mampu menopang tubuh dengan baik.

Secara umum, kasur dengan ketebalan sekitar 30–35 cm yang dipadukan dengan rangka tempat tidur setinggi 12–20 cm dianggap ideal. Kombinasi ini menghasilkan tinggi total ranjang sekitar 43–55 cm, yang dinilai nyaman sekaligus memudahkan mobilitas.

Dampak Tinggi Ranjang terhadap Kualitas Tidur

Walaupun tinggi ranjang bukan satu-satunya faktor penentu kualitas tidur, kombinasi antara kasur dan rangka tempat tidur memiliki peran besar dalam menjaga kenyamanan.

Kasur dengan tinggi dan material yang tepat membantu menjaga posisi tulang belakang tetap sejajar. Hal ini penting untuk mengurangi tekanan pada tubuh selama tidur.

BACA JUGA :  Maju Jadi Calon Ketua Kadin Kota Bogor Harus Siapkan Rp350 Juta, Ini Penjelasan Panitia

Sebaliknya, kasur yang terlalu tipis bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, terutama bagi orang dengan berat badan lebih atau yang terbiasa tidur menyamping. Kondisi ini dapat memicu pegal-pegal hingga gangguan tidur.

Selain itu, penggunaan tempat tidur yang kurang tepat juga berpotensi memperburuk masalah seperti nyeri punggung bawah. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan sulit tidur, sering terbangun di malam hari, hingga menurunkan kualitas istirahat secara keseluruhan.

Risiko Jika Terlalu Rendah atau Terlalu Tinggi

Tinggi ranjang yang tidak sesuai juga bisa menimbulkan masalah lain:

  • Terlalu rendah: tubuh terasa seperti “tenggelam” dan menyulitkan saat bangun
  • Terlalu tinggi: memberi tekanan tambahan pada sendi dan membuat posisi duduk kurang nyaman, terutama bagi orang bertubuh pendek atau lansia

Karena itu, keseimbangan tinggi ranjang menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Cara Menentukan Tinggi Tempat Tidur yang Ideal

Menentukan tinggi ranjang yang tepat sebenarnya cukup sederhana. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan tinggi lutut sebagai acuan.

BACA JUGA :  Usai Digeruduk Massa, BPN Kabupaten Bogor 1 Klaim Sampaikan Aspirasi Petani ke Pusat

Cobalah duduk di kursi dengan posisi lutut membentuk sudut 90 derajat. Ukur jarak dari lantai ke bagian bawah paha. Ukuran tersebut dapat dijadikan patokan untuk menentukan tinggi ideal tempat tidur.

Ada juga cara praktis lainnya, yaitu dengan duduk di tepi ranjang. Jika kaki bisa menapak rata di lantai dan posisi berdiri terasa mudah tanpa harus menggeser tubuh, berarti tinggi ranjang sudah sesuai.

Perlu diingat, tingkat kelembutan kasur juga berpengaruh. Kasur yang lebih empuk biasanya membuat tubuh sedikit “turun”, sehingga tinggi ranjang bisa dibuat sedikit lebih tinggi. Sebaliknya, kasur yang lebih keras sebaiknya disesuaikan mendekati tinggi duduk normal.

Kenyamanan Tidur Dimulai dari Detail Kecil

Memilih tinggi ranjang yang tepat bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan kesehatan jangka panjang. Dengan penyesuaian yang tepat, tidur menjadi lebih nyenyak dan tubuh pun terasa lebih segar saat bangun.

Detail kecil seperti ini sering diabaikan, padahal dampaknya bisa sangat besar bagi kualitas istirahat sehari-hari.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================