
Upaya tegas ini membuahkan hasil signifikan terhadap kebersihan kota. Volume sampah harian di area-area tersebut dilaporkan turun drastis, dari semula mencapai 20 hingga 30 ton per hari, kini berkurang menjadi sekitar 10 ton per hari.
Memutus Sumber Pelanggaran dari Hulu
Strategi penertiban kini dilakukan dengan pendekatan dari hulu ke hilir untuk mencegah praktik ‘kucing-kucingan’ antara petugas dan pedagang. Salah satu langkah krusial yang diambil adalah memutus sumber daya yang mendukung aktivitas ilegal tersebut.
“Sejak Pak Wakil menemukan adanya penggunaan listrik ilegal di Jalan Mayor Oking, itu langsung kami putus. Kami juga menyisir suplai logistik atau barang ke PKL,” tegas Dedie.
Menurutnya, dengan menyisir sumber listrik dan suplai barang ilegal, kinerja petugas di lapangan menjadi lebih efektif. “Kami sisir sumbernya agar Kota Bogor lebih cepat tertib, resik, dan indah,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : Diskominfo Kota Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















