BOGORTODAY.COM – Pemerintah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah menjadi sorotan terkait rencana pengadaan puluhan ribu motor listrik. Kendaraan ini direncanakan akan digunakan untuk mendukung operasional distribusi layanan gizi di berbagai daerah.
Penjelasan dari Sekretaris Kabinet
Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet memberikan tanggapan terkait isu tersebut. Ia menyampaikan bahwa penjelasan lebih rinci mengenai urgensi pengadaan motor listrik berada di bawah kewenangan Dadan Hindayana.
Menurutnya, pihak Badan Gizi Nasional telah lebih dulu memberikan klarifikasi kepada publik, sehingga informasi lanjutan akan disampaikan secara resmi agar tidak terjadi perbedaan penjelasan.
Tujuan Pengadaan Motor Listrik
Dari sisi pelaksana program, Badan Gizi Nasional menjelaskan bahwa pengadaan sekitar 21 ribu motor listrik bertujuan untuk mendukung mobilitas petugas di lapangan.
Motor tersebut akan digunakan oleh petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah yang memiliki akses terbatas. Dengan kendaraan ini, distribusi layanan gizi diharapkan bisa menjangkau daerah terpencil hingga ke tingkat desa.
Alasan Pemilihan Kendaraan Listrik
Penggunaan motor listrik dinilai lebih efisien untuk operasional di daerah yang sulit dijangkau. Selain itu, kendaraan jenis ini juga dianggap lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan tren pengurangan emisi.
Motor tersebut nantinya akan disalurkan secara nasional, dengan prioritas pada wilayah yang memiliki tantangan geografis dan infrastruktur.
Harga dan Skema Pengadaan
Berdasarkan penjelasan pihak terkait, harga pasar satu unit motor listrik berada di kisaran Rp52 juta. Namun, dalam pengadaan ini, pemerintah memperoleh harga sekitar Rp40 jutaan per unit.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari efisiensi anggaran, sekaligus memastikan kebutuhan operasional program tetap terpenuhi.
Fokus pada Pemerataan Layanan Gizi
Program MBG sendiri bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama di daerah yang selama ini sulit dijangkau layanan. Dengan dukungan sarana transportasi yang memadai, distribusi makanan bergizi diharapkan bisa lebih merata.
Pengadaan motor listrik dalam program MBG merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat distribusi layanan di lapangan. Meski menuai perhatian publik, kebijakan ini diklaim memiliki tujuan operasional yang jelas, terutama untuk menjangkau wilayah terpencil.
Ke depan, penjelasan lebih detail dari pihak terkait diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai implementasi program ini.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















