

Sementara, Bendahara Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor, Ifa Masrifa, menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata dari kemandirian masjid. Menurutnya, masjid tidak boleh hanya bergantung pada sumbangan jemaah, tetapi juga harus memiliki unit usaha riil.
“Masjid itu tidak hanya minta sumbangan dari jemaah melalui kencleng, tapi dia juga punya usaha yang nyata. Salah satu program Alisa Khadijah adalah pemberdayaan ekonomi umat yang dimulai dari masjid.”
Ifa juga mengungkapkan bahwa program ini didukung oleh berbagai pihak, termasuk dukungan pribadi dari Wali Kota Bogor, Bapak Dedie Rachim, serta sinergi dengan BAZNAS Kota Bogor.
Program ini merupakan pilot project dari DT Peduli yang saat ini baru diresmikan di tiga lokasi di wilayah Bogor, adalah Masjid At-Taqwa (Balai Kota Bogor), Masjid Al-Amin (Jl. Raya Semplak), dan Masjid Baitul Faizin (Cibinong).
Jika proyek percontohan ini berjalan sukses, Alisa Khadijah berencana untuk memperluas jangkauan program kios pembersihan sepatu ini ke berbagai wilayah kota dan kabupaten lainnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















