Inggris Rencanakan Larangan Gorengan dan Makanan Manis di Menu Sekolah

Inggris
Inggris Rencanakan Larangan Gorengan dan Makanan Manis di Menu Sekolah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Inggris berencana menerapkan aturan baru yang membatasi penyajian makanan tinggi lemak, gula, dan garam di sekolah. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan standar gizi makanan yang disajikan kepada siswa, khususnya pada menu sarapan dan makan siang.

Langkah tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kesehatan anak-anak. Data resmi menunjukkan bahwa sekitar satu dari tiga anak di Inggris mengalami kelebihan berat badan atau obesitas setelah lulus sekolah dasar. Selain itu, pola makan tinggi gula juga menjadi salah satu penyebab utama kasus perawatan rumah sakit akibat kerusakan gigi pada anak usia 5 hingga 9 tahun.

Fokus pada Makanan Lebih Sehat

Dalam rencana kebijakan baru ini, makanan seperti gorengan dan makanan cepat saji yang tinggi lemak akan dibatasi secara ketat. Sebagai gantinya, sekolah diwajibkan menyediakan lebih banyak pilihan sehat seperti buah, sayuran, dan biji-bijian utuh.

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Bahkan, buah akan diprioritaskan sebagai pengganti camilan manis di sebagian besar hari sekolah. Kebijakan ini disusun dengan melibatkan ahli gizi serta pakar kesehatan masyarakat untuk memastikan standar gizi yang lebih seimbang bagi anak-anak.

Konsultasi Publik dan Pengawasan

Pemerintah juga membuka sesi konsultasi selama sembilan minggu yang melibatkan orang tua dan siswa untuk memberikan masukan terkait rencana tersebut. Selain itu, akan diterapkan sistem pengawasan nasional guna memastikan setiap sekolah mematuhi standar baru yang ditetapkan.

Menurut Bridget Phillipson, reformasi ini merupakan salah satu perubahan terbesar dalam kebijakan makanan sekolah dalam beberapa dekade terakhir. Ia menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan makanan bergizi yang mendukung konsentrasi dan proses belajar di sekolah.

Sementara itu, Sharon Hodgson menyoroti bahwa konsumsi gula pada anak-anak di Inggris saat ini masih jauh di atas batas yang direkomendasikan. Karena itu, penyediaan makanan sehat di sekolah dianggap sebagai langkah penting untuk menekan angka obesitas anak.

BACA JUGA :  Tragedi Camping di Temanggung Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Penggunaan Kompor Portabel

Upaya Menekan Obesitas Anak

Pemerintah menilai kebijakan ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi masalah obesitas pada anak. Dengan pola makan yang lebih sehat di lingkungan sekolah, diharapkan generasi muda dapat tumbuh dengan kondisi fisik yang lebih baik.

Selain perubahan menu, setiap sekolah juga diwajibkan menunjuk penanggung jawab khusus yang mengawasi kebijakan makanan. Sekolah juga diminta untuk mempublikasikan menu dan kebijakan makanan mereka secara transparan melalui platform daring.

Rencana ini dijadwalkan mulai diberlakukan secara bertahap pada tahun 2027, dengan rincian teknis yang akan diumumkan lebih lanjut dalam waktu dekat.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================