BOGORTODAY.COM – Belakangan ini, publik ramai membahas isu penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku siomay.
Kekhawatiran muncul karena ikan yang dikenal hidup di perairan kotor ini diduga diolah menjadi makanan dan dijual ke masyarakat. Kondisi tersebut membuat banyak orang mulai lebih berhati-hati dalam memilih jajanan.
Ikan sapu-sapu sendiri kerap ditemukan di sungai-sungai yang tercemar, termasuk di beberapa aliran seperti Sungai Ciliwung.
Sebagian masyarakat bahkan menangkap ikan ini untuk diolah menjadi makanan, termasuk siomay. Hal inilah yang memicu perdebatan karena berkaitan dengan keamanan pangan.
Sejumlah ahli kuliner juga mengingatkan pentingnya memastikan bahan baku ikan yang digunakan. Salah satunya Chef Stefu Santoso yang menekankan bahwa ikan yang berasal dari lingkungan tidak higienis sebaiknya tidak dikonsumsi karena berisiko bagi kesehatan.
Perbedaan Siomay Ikan Tenggiri dan Ikan Sapu-Sapu
Agar lebih waspada, berikut beberapa cara membedakan siomay berbahan ikan tenggiri dan ikan sapu-sapu:
- Warna
Perbedaan paling mudah terlihat dari warna. Siomay berbahan ikan sapu-sapu cenderung memiliki warna lebih gelap atau keabu-abuan karena daging ikan yang tidak terlalu bersih.
Sementara itu, siomay dari ikan tenggiri biasanya berwarna lebih cerah dengan tekstur daging putih yang tampak segar dan padat.
- Aroma
Aroma juga menjadi indikator penting. Siomay dari ikan sapu-sapu umumnya memiliki bau amis yang lebih tajam dan kurang sedap. Sebaliknya, siomay berbahan ikan tenggiri memiliki aroma gurih yang lebih lembut dan tidak menyengat.
- Tekstur dan Rasa
Dari segi tekstur, siomay ikan sapu-sapu cenderung lebih keras, alot, dan kurang nyaman saat dikunyah. Rasanya pun bisa meninggalkan kesan kurang enak atau aftertaste yang tidak alami.
Berbeda dengan siomay ikan tenggiri yang terkenal lebih kenyal, lembut, dan memiliki rasa gurih alami yang disukai banyak orang.
- Harga
Harga juga bisa menjadi petunjuk awal. Siomay berbahan ikan tenggiri biasanya dijual dengan harga lebih tinggi, umumnya mulai dari sekitar Rp5 ribu per buah atau lebih, tergantung lokasi dan kualitas. Harga yang terlalu murah patut diwaspadai karena bisa mengindikasikan bahan baku yang tidak jelas.
Memahami perbedaan siomay ikan tenggiri dan ikan sapu-sapu bukan hanya soal selera, tetapi juga menyangkut keamanan konsumsi. Konsumen perlu lebih cermat dalam memilih jajanan dan memastikan membeli dari penjual yang terpercaya agar terhindar dari risiko kesehatan.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















