MinyaKita Langka dan Mahal di Bogor, Disdagin Minta Bulog Bertindak

MinyaKita
Harga minyak goreng merek Minyakita di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kenaikan signifikan hingga menembus Rp21.000 per liter. Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COM – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita mulai memukul pasar-pasar di Kabupaten Bogor. Harga komoditas itu kini menembus Rp 21.000 per liter, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 15.700 per liter. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor mendesak Bulog segera memastikan kelancaran distribusi ke pedagang resmi.

BACA JUGA :  HARUSNYA ORANG INDONESIA PERILAKUNYA SESUAI DENGAN SILA-SILA YANG ADA DI PANCASILA

Kepala Disdagin Kabupaten Bogor, Mely Kamelia, membenarkan kondisi itu. Ia menyebut, kenaikan harga dan keterbatasan stok MinyaKita sudah terpantau sejak pekan lalu.

“Dari minggu lalu sudah terpantau naik dan agak terbatas. Kami pastikan lagi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog),” ujar Mely, Rabu (22/4/2025).

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Menurut Mely, Bulog telah menetapkan syarat ketat bagi pedagang yang ingin menjual MinyaKita. Hanya pedagang yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diperbolehkan menjual produk tersebut melalui jalur resmi dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================