
Selain dampak ekologis, Yayan menegaskan bahwa ikan sapu-sapu tidak layak dikonsumsi. Spesies ini memiliki kemampuan menyerap logam berat dari perairan tercemar, termasuk timbal, merkuri, kadmium, dan arsenik.
“Kalau dikonsumsi, logam berat itu bisa berpindah ke tubuh manusia. Jadi jelas tidak aman untuk dimakan,” tegasnya.
Diskanak Kabupaten Bogor kini mengintensifkan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya ikan tersebut. Upaya pengawasan melibatkan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) dari berbagai wilayah.
Yayan menegaskan, ikan sapu-sapu semestinya dimusnahkan, bukan dimanfaatkan untuk konsumsi.
“Masyarakat perlu diedukasi soal bahayanya,” tegasnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















