Kejang Berulang pada Anak Bisa Jadi Tanda Epilepsi, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Meski epilepsi tidak dapat disembuhkan secara total, kondisi ini tetap bisa dikontrol dengan pengobatan yang tepat dan rutin. Tujuan utama terapi adalah mengurangi bahkan menghentikan kejang dalam jangka waktu tertentu.

Jika pasien dapat bebas dari kejang selama dua tahun dengan pengobatan yang konsisten, risiko kekambuhan dapat menurun secara signifikan.

Tantangan Stigma di Masyarakat

Selain masalah medis, penderita epilepsi juga masih menghadapi stigma sosial. Banyak masyarakat yang keliru menganggap epilepsi sebagai penyakit menular atau kondisi yang memalukan. Padahal, epilepsi tidak dapat menular melalui kontak apa pun.

BACA JUGA :  Detik-detik Majelis Taklim di Ciawi Terbakar, Warga Dengar Ledakan

Stigma ini sering membuat penderita, termasuk anak-anak, mengalami perlakuan diskriminatif di lingkungan sosial. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi hal penting untuk mengubah pandangan tersebut.

Langkah Pertolongan Saat Anak Kejang

Orang tua juga diimbau untuk tetap tenang ketika anak mengalami kejang. Beberapa langkah awal yang perlu dilakukan antara lain memiringkan posisi anak agar saluran napas tetap aman, melonggarkan pakaian, serta menjauhkan benda berbahaya di sekitarnya.

BACA JUGA :  Hadis tentang Waktu Terasa Semakin Cepat, Benarkah Ini Salah Satu Tanda Kiamat?

Setelah kondisi stabil, anak sebaiknya segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan pemahaman yang tepat, diharapkan orang tua dapat lebih cepat mengenali tanda-tanda epilepsi dan memberikan penanganan yang sesuai sejak dini.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================