
Aktivitas fisik juga perlu disesuaikan. Olahraga berat yang berisiko benturan biasanya harus dihindari dan diganti dengan aktivitas yang lebih ringan untuk menjaga keamanan organ tubuh.
Selain itu, beberapa orang juga merasakan perubahan pada kenyamanan tubuh, terutama di area bekas operasi yang masih bisa terasa nyeri dalam jangka waktu tertentu.
Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
Memiliki satu ginjal membuat seseorang lebih rentan terhadap gangguan ginjal di masa depan. Jika fungsi ginjal yang tersisa menurun, tubuh dapat mengalami penumpukan racun dan ketidakseimbangan mineral.
Kondisi ini dapat memicu berbagai gejala seperti mudah lelah, pusing, gangguan konsentrasi, hingga komplikasi serius pada jantung atau sistem saraf. Dalam kasus tertentu, juga dapat terjadi anemia akibat menurunnya fungsi ginjal.
Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Menjaga Ginjal
Menurut panduan kesehatan dari National Kidney Foundation, ada beberapa langkah penting untuk menjaga fungsi ginjal tetap optimal, antara lain:
- Mengatur pola makan dengan membatasi garam dan zat yang membebani ginjal
- Menghindari konsumsi obat pereda nyeri tertentu tanpa pengawasan medis
- Tidak merokok dan membatasi alkohol
- Memilih olahraga yang aman tanpa risiko benturan
- Mengontrol tekanan darah secara rutin
- Melakukan pemeriksaan kesehatan ginjal secara berkala
Jika fungsi ginjal terus menurun, pasien mungkin memerlukan terapi pengganti seperti dialisis untuk membantu proses penyaringan darah.
Hidup dengan satu ginjal tetap memungkinkan seseorang menjalani kehidupan yang normal. Namun, kondisi ini menuntut kesadaran lebih tinggi dalam menjaga pola hidup sehat, disiplin dalam perawatan diri, serta rutin memantau kondisi kesehatan.
Dengan penyesuaian yang tepat, kualitas hidup tetap bisa terjaga meski hanya memiliki satu ginjal.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














