Kecamatan Bogor Tengah Perketat Aturan PKL, Pasang Plang dan Jaga Trotoar 24 Jam

Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama. Foto: Bogortoday

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Kota Bogor melalui Kecamatan Bogor Tengah terus memperkuat upaya penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih nekat berjualan di fasilitas umum.

Sebagai langkah preventif dan edukatif, pemerintah akan segera memasang plang larangan berjualan di sejumlah titik vital, termasuk Jalan Pedati, Jalan Seketeng, dan Jalan Roda. Bahkan di kawasan Jalan MA Salmun hingga Alun-alun Kota Bogor.

Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, menjelaskan bahwa selama ini belum ada penanda fisik yang tegas di lokasi-lokasi tersebut. Pemasangan plang ini diharapkan dapat mempermudah petugas di lapangan dalam melakukan tindakan.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Dengan mengidentifikasikan plang ini, dinas terkait tentunya yang menaungi Satpol PP bisa lebih memudahkan dalam hal penindakan atau peneguran terhadap PKL yang masih berjualan di atas jalur-jalur atau tempat-tempat PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas) yang tidak dimungkinkan untuk berjualan,” ujar Dheri, Selasa (28/4/2026).

BACA JUGA :  Gagal Lolos SNBT 2026? Masih Ada Peluang Masuk PTN Lewat Jalur Mandiri, Ini Daftar Kampus yang Buka Pendaftaran Juni

Dheri menegaskan bahwa kawasan tersebut kini bukan lagi diperuntukkan sebagai pasar. Sebagai solusinya, Pemkot Bogor telah menyiapkan tempat relokasi bagi para pedagang basah ke area yang lebih layak.

“Pemerintah Kota Bogor sudah menyiapkan relokasi untuk di Pasar Sukasari dan Pasar Jambu Dua,” lanjutnya.

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================