Kelola Potensi Ekonomi Masif, Kelurahan Babakan Fokus Penataan PKL dan Mitigasi Banjir

Lurah Babakan, Andri Junizar.

BOGORTODAY.COM – Sebagai salah satu jantung ekonomi di Kecamatan Bogor Tengah, Kelurahan Babakan memiliki potensi besar di sektor kuliner dan jasa. Namun, di balik geliat tersebut, wilayah ini masih berupaya menyelesaikan tantangan klasik perkotaan seperti penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan banjir lintasan.

Lurah Babakan, Andri Junizar, memaparkan bahwa wilayah seluas 146,2 hektar ini memiliki karakteristik unik dengan jumlah pelaku usaha terbanyak di Bogor Tengah. Tercatat ada sekitar 17 hotel berbintang serta puluhan kafe dan restoran yang menjadi penyumbang aktif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kelurahan Babakan ini banyak pelaku usaha, termasuk hotel, resto, dan kafe. Jika dibandingkan dengan kelurahan lain di Bogor Tengah, kita termasuk yang paling banyak. Di sektor pendidikan, kita juga memiliki aset besar seperti SD Gunung Gede hingga SMK Negeri 3 Bogor,” ujar Andri Junizar, Kamis (30/4/2026).

BACA JUGA :  Pengemudi Microsleep, Toyota Fortuner Terguling di KM 30 Jagorawi

Salah satu isu krusial di Babakan adalah keberadaan 1.115 PKL yang tersebar di titik strategis seperti Jalan Malabar dan kawasan rumah sakit. Andri menekankan bahwa dalam tiga bulan ke depan, pihaknya menargetkan penataan yang lebih rapi tanpa mengabaikan aspek pembinaan bagi para pedagang.

“Konsepnya adalah pembinaan dan penataan. Karena kita tidak memiliki lahan khusus untuk relokasi, maka pendekatannya adalah pembinaan agar penggunaan bahu jalan dan trotoar bisa lebih tertata,” tuturnya.

Terkait infrastruktur, banjir lintasan di wilayah RW 03 dan RW 06 masih menjadi perhatian serius. Menurut Andri, masalah utama sering kali dipicu oleh penutupan drainase secara permanen oleh warga untuk keperluan bangunan pribadi, sehingga menyulitkan proses kontrol saat debit air meningkat.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

Pihak kelurahan kini tengah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Perkim untuk melakukan normalisasi drainase serta sungai kecil di wilayah tersebut. Selain itu, program peningkatan jalan di RW 02 melalui dana APBD juga tengah berjalan.

Di bidang kesehatan dan sosial, Kelurahan Babakan terus berupaya menekan angka stunting yang saat ini tercatat sebanyak 14 anak. Kolaborasi dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk yayasan sosial, untuk memberikan susu dan makanan tambahan.

“Fokus kami adalah bagaimana angka 14 ini terus berkurang setiap bulannya. Selain itu, kami juga rutin menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kepada 471 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” pungkas Andri.

Bagi Halaman

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================