
Meski demikian, Jaharuddin menyatakan bahwa pelemahan ekonomi yang tengah terjadi tidak berdampak signifikan terhadap minat masyarakat membeli hewan kurban. Menurutnya, ibadah kurban bagi umat Muslim bersifat mengikat secara keagamaan sehingga daya beli untuk kebutuhan ini relatif terjaga.
“Orang-orang yang sudah biasa berkurban, bagaimanapun caranya mereka tetap mengusahakan agar tetap berkurban,” kata dia.
Dari sisi harga, lapak milik Jaharuddin menawarkan hewan kurban mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 45 juta per ekor. Ia mencatat, hewan dengan kisaran harga Rp 20 juta justru paling banyak diminati pembeli musim ini.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















