
BOGORTODAY.COM — DPRD Jawa Barat menyoroti maraknya aksi unjuk rasa serta desakan masyarakat yang terdampak penghentian operasional tambang di Kecamatan Cigudeg dan Parungpanjang hingga Rumpin, Kabupaten Bogor. Kondisi tersebut dinilai telah memengaruhi stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Anggota Komisi IV sekaligus anggota Panitia Khusus (Pansus) Tambang DPRD Jabar, Samsul Hidayat, menegaskan perlunya langkah percepatan pembangunan jalan khusus angkutan tambang sebagai solusi jangka panjang atas persoalan yang terjadi.
Menurut Samsul, pembangunan jalan khusus tambang tersebut sebelumnya telah menjadi kesepakatan antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Bupati dan Wakil Bupati Bogor.
Kesepakatan itu, kata dia, sempat dipublikasikan melalui tayangan di akun YouTube KDM Channel pada 2025 lalu.
“Gubernur harus segera memutuskan apa pun itu terkait operasional tambang, karena menyangkut keberadaan masyarakat yang hajat hidupnya bergantung pada operasional tambang,” ujar Samsul kepada BogorToday, Senin (11/5/2026).
Ia juga mengingatkan, apabila pembangunan jalan khusus tambang tidak segera direalisasikan, dikhawatirkan akan semakin banyak korban berjatuhan akibat tingginya lalu lintas kendaraan angkutan tambang yang melintasi jalan umum seperti terjadi beberapa hari lalu di Parungpanjang.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















