Awalnya untuk Pasien Rumah Sakit, Diet Soda Kini Jadi Tren Gaya Hidup Modern

Kesuksesan Diet Rite membuat perusahaan besar lain ikut masuk ke pasar minuman rendah kalori. Pada 1963, Coca-Cola meluncurkan produk diet pertamanya bernama Tab.

Nama tersebut berasal dari istilah “keeping tabs” yang berarti menjaga atau mengontrol sesuatu, termasuk berat badan. Tab kemudian menjadi salah satu diet soda paling populer di Amerika Serikat pada era 1970-an hingga 1980-an.

Tak lama berselang, Pepsi juga memperkenalkan Diet Pepsi untuk bersaing di segmen minuman rendah gula yang saat itu mulai berkembang pesat.

BACA JUGA :  Mengapa Tawon Sering Membuat Sarang di Rumah? Kenali Faktor yang Menarik Kehadirannya

Pemanis Buatan Pernah Jadi Sorotan

Perjalanan diet soda tidak selalu mulus. Pada akhir 1960-an, penelitian menemukan bahwa cyclamate yang digunakan sebagai pemanis buatan diduga berkaitan dengan risiko kanker pada tikus laboratorium.

Temuan tersebut membuat pemerintah Amerika Serikat melarang penggunaan cyclamate dalam makanan dan minuman pada tahun 1970.

Sejak saat itu, banyak produsen mengganti pemanis buatan dengan bahan lain seperti saccharin dan aspartame yang dinilai memiliki rasa lebih mendekati gula asli.

BACA JUGA :  Jangan Sembarangan, Ini 4 Jenis Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kolong Tempat Tidur

Jadi Bagian dari Gaya Hidup Masa Kini

Kini, diet soda telah berubah dari minuman khusus kebutuhan medis menjadi bagian dari tren gaya hidup modern. Banyak orang memilih minuman rendah gula sebagai alternatif untuk mengurangi asupan kalori tanpa harus meninggalkan sensasi soda yang menyegarkan.

Meski begitu, konsumsi diet soda tetap dianjurkan secara bijak dan seimbang sebagai bagian dari pola hidup sehat secara keseluruhan.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================