
BOGORTODAY.COM – Kerusakan rumah tidak selalu disebabkan oleh cuaca ekstrem atau usia bangunan. Dalam banyak kasus, akar pohon yang tumbuh di sekitar rumah juga dapat menjadi penyebab munculnya retakan pada dinding, kerusakan lantai, hingga gangguan pada saluran air.
Masalah ini sering terjadi karena banyak orang menanam pohon tanpa mempertimbangkan jenis akar dan jaraknya dari bangunan.
Padahal, beberapa tanaman memiliki sistem akar yang sangat kuat dan agresif sehingga mampu merusak fondasi rumah secara perlahan.
Terutama untuk rumah di kawasan padat penduduk dengan lahan terbatas, pemilihan pohon harus dilakukan dengan lebih hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan di kemudian hari.
Mengapa Akar Pohon Bisa Merusak Rumah?
Akar pohon terus tumbuh mencari air dan nutrisi di dalam tanah. Pada jenis pohon tertentu, akar dapat menjalar jauh dan menekan struktur bangunan di sekitarnya.
Jika pohon ditanam terlalu dekat dengan rumah, akar bisa menyebabkan:
- Retakan pada dinding dan lantai
- Kerusakan pondasi rumah
- Paving atau aspal terangkat
- Saluran air dan pipa pecah
- Tanah di sekitar bangunan menjadi tidak stabil
Semakin besar ukuran pohon, semakin besar pula potensi kerusakan yang ditimbulkan.
Jenis Pohon yang Sebaiknya Tidak Ditanam Dekat Rumah
Berikut beberapa jenis pohon dan tanaman yang sebaiknya dihindari untuk ditanam terlalu dekat dengan bangunan.
- Pohon Alpukat
Pohon alpukat memang populer karena mudah tumbuh di Indonesia dan menghasilkan buah yang banyak diminati. Namun, tanaman ini memiliki sistem akar tunggang yang kuat dan dapat menembus tanah cukup dalam.
Akar pohon alpukat bisa menjalar hingga beberapa meter dan berpotensi merusak pondasi rumah apabila ditanam terlalu dekat.
Jika ingin menanam pohon alpukat, sebaiknya beri jarak aman sekitar 7 meter atau lebih dari bangunan. Penggunaan pembatas akar juga dapat membantu mengendalikan pertumbuhannya.
- Pohon Mangga
Selain alpukat, pohon mangga juga memiliki akar yang kuat dan menyebar luas. Akar pohon ini mampu mencari sumber air hingga ke bawah fondasi rumah.
Dalam jangka panjang, akar mangga dapat memicu retakan pada bangunan maupun lantai di sekitar rumah. Karena itu, pohon mangga lebih cocok ditanam di area terbuka dengan lahan luas.
- Pohon Karet
Pohon karet dikenal memiliki batang besar dan sistem akar yang kokoh untuk menopang ukurannya. Akar pohon ini tumbuh kuat dan dapat menyebar cukup jauh di dalam tanah.
Karena sifat akarnya yang agresif, pohon karet tidak disarankan ditanam di halaman rumah yang sempit. Risiko kerusakan pada fondasi dan saluran air cukup tinggi apabila pohon ini tumbuh terlalu dekat dengan bangunan.
- Pohon Bambu
Bambu sering dipilih sebagai tanaman peneduh atau penghias halaman. Namun, tanaman ini memiliki akar yang sangat cepat menyebar dan sulit dikendalikan.
Akar bambu dapat merusak paving, tembok, hingga membuat tanah di sekitar bangunan menjadi tidak stabil. Pada beberapa kasus, akar bambu bahkan mampu menembus pembatas tanah dan menjalar ke area rumah tetangga.
Jenis bambu yang menjalar umumnya lebih invasif dibandingkan bambu berumpun.
- Pohon Dedalu atau Willow
Pohon dedalu dikenal menyukai area yang lembap dan dekat sumber air. Akarnya tumbuh besar serta aktif mencari kelembapan di dalam tanah.
Karena itu, akar pohon ini berpotensi merusak saluran air, septic tank, maupun fondasi rumah apabila ditanam terlalu dekat.
Jika tetap ingin menanamnya, diperlukan penghalang akar dan perawatan rutin agar pertumbuhannya tidak mengarah ke bangunan.
- Japanese Knotweed
Japanese knotweed merupakan tanaman liar invasif yang terkenal sulit dibasmi. Tanaman ini memiliki akar sangat kuat dan mampu merusak struktur bangunan, jalan, bahkan dinding beton.
Di beberapa negara, keberadaan tanaman ini dianggap ancaman serius bagi properti karena pertumbuhannya sangat cepat dan sulit dikendalikan.
Untuk menghilangkannya, akar harus dicabut hingga kedalaman tertentu agar tidak tumbuh kembali.
Tips Aman Menanam Pohon di Rumah
Agar rumah tetap aman dan asri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menanam pohon di halaman:
- Pilih tanaman dengan akar tidak agresif
- Hindari menanam pohon besar terlalu dekat dengan rumah
- Gunakan pembatas akar bila diperlukan
- Lakukan pemangkasan secara rutin
- Pastikan pohon mendapatkan cukup air agar akar tidak mencari sumber air ke fondasi rumah
Dengan perencanaan yang tepat, halaman rumah tetap bisa hijau tanpa menimbulkan risiko kerusakan bangunan.
Menanam pohon di sekitar rumah memang dapat membuat suasana lebih sejuk dan nyaman. Namun, pemilihan jenis tanaman tidak boleh dilakukan sembarangan.
Beberapa pohon seperti alpukat, mangga, bambu, hingga pohon karet memiliki akar yang berpotensi merusak fondasi rumah dan saluran air jika ditanam terlalu dekat dengan bangunan.
Karena itu, penting untuk memahami karakter akar tanaman sebelum menanamnya agar rumah tetap aman, nyaman, dan terhindar dari kerusakan di masa mendatang
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















