
“Untuk pengambilan dokumen dari aplikasi online, warga bisa mengambil sendiri melalui fasilitas drive-thru di kantor Disdukcapil. Namun, jika tidak sempat, kami menyediakan opsi pengantaran langsung ke rumah menggunakan layanan GoSend,” jelas Ganjar.
Ia menambahkan, biaya pengiriman tersebut otomatis menyesuaikan dengan tarif reguler Gojek berdasarkan jarak tempuh rumah pemohon.
Disambut Antusias Warga dan Tepat Sasaran
Hadirnya layanan Lapak Capil di Kelurahan Sukadamai mendapatkan apresiasi tinggi dari otoritas wilayah setempat. Lurah Sukadamai, Muhari, mengungkapkan bahwa warganya sangat antusias memanfaatkan momentum ini meskipun informasi pelaksanaan baru disebarkan sehari sebelumnya.
Menurut Muhari, wilayah Sukadamai yang berada di daerah perbatasan dinilai sangat membutuhkan atensi layanan adminduk langsung, khususnya bagi kelompok masyarakat prasejahtera.
“Pelayanan kependudukan ini sangat menyentuh warga kami, khususnya bagi keluarga prasejahtera. Apalagi wilayah kami berbatasan langsung dengan kabupaten, di mana keabsahan dokumen kependudukan sangat diperlukan untuk mengurus Bantuan Sosial (Bansos) serta fasilitas kesehatan gratis,” kata Muhari.
Sebagai gambaran data kewilayahan, Muhari memaparkan terdapat sekitar 1.400 data keluarga penerima bansos di wilayah Sukadamai. Sementara untuk segmentasi pemilih pemula, beberapa waktu lalu tercatat ada sekitar 1.200 remaja yang wajib melakukan perekaman identitas.
“Jadi, kegiatan yang menyentuh langsung warga kurang mampu seperti ini sangatlah tepat sasaran. Alhamdulillah, warga Kelurahan Sukadamai merasa sangat terbantu dan kami berharap program luar biasa ini terus berlanjut hingga ke pelosok-pelosok,” pungkasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















