
Kandung kemih overaktif
Kondisi ini membuat seseorang tiba-tiba sulit menahan keinginan buang air kecil dan terkadang menyebabkan kebocoran urine.
Pembesaran prostat
Pada pria usia lanjut, pembesaran prostat dapat menekan saluran kemih sehingga menyebabkan frekuensi buang air kecil meningkat, terutama di malam hari.
Gangguan saraf
Masalah pada otak, tulang belakang, atau saraf tertentu juga dapat memengaruhi kontrol kandung kemih.
Kapan harus memeriksakan diri ke dokter?
Sering buang air kecil perlu diperiksa jika disertai gejala lain seperti:
- nyeri saat buang air kecil,
- urine bercampur darah,
- demam,
- nyeri pinggang atau perut bawah,
- mual dan muntah,
- atau keluar cairan tidak normal dari area intim.
Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan seperti tes urine, USG, atau evaluasi fungsi kandung kemih untuk mengetahui penyebabnya.
Cara mengurangi frekuensi buang air kecil
Jika tidak disebabkan penyakit serius, beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi keluhan ini, antara lain:
- mengurangi konsumsi kopi dan alkohol,
- membatasi minum sebelum tidur,
- mengelola stres dengan baik,
- menjaga berat badan ideal,
- serta melatih kandung kemih dengan pola buang air kecil yang teratur.
Sering buang air kecil bisa terjadi karena kebiasaan sehari-hari maupun kondisi kesehatan tertentu. Selama tidak disertai gejala mengkhawatirkan, kondisi ini umumnya masih normal.
Namun, bila frekuensinya meningkat secara tiba-tiba dan mulai mengganggu aktivitas, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan agar penyebabnya dapat diketahui lebih dini.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














