40 Persen SPPG di Kabupaten Bogor Kantongi Sertifikat Laik Higene Sanitasi

Sertifikat Laik Higene Sanitasi
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Mediawaty. FOTO : BOGORTODAY.COM/RIFKI RAMADHAN.

BOGORTODAY.COM – Baru sekitar 40 persen dari total 638 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Gratis (SPPG) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah memiliki Sertifikat Laik Higene Sanitasi (SLHS). Dinas Kesehatan setempat menetapkan batas waktu tiga bulan bagi seluruh SPPG untuk menuntaskan sertifikasi tersebut, disertai pengawasan ketat bagi yang belum memenuhinya.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Mei 2026: Toyota Masih Dominan, Geely Masuk 10 Besar dan BYD Tersingkir

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Mediawaty, menyampaikan data itu berdasarkan laporan yang masuk pada pekan lalu. Meski capaian SLHS baru 40 persen, sebanyak 85,58 persen SPPG tercatat telah mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji (PKPSS) sebagai prasyarat utama penerbitan sertifikat.

“Artinya sudah tahap awal untuk menuju ke SLHS,” ujar Fusia, Rabu (20/5/2026).

BACA JUGA :  Piala Dunia 2026 Jadi Tantangan Kesehatan Global, Tim Ahli Pantau Potensi Wabah Secara Real-Time

Untuk mendorong percepatan, Fusia menginstruksikan seluruh kepala puskesmas agar aktif memantau SPPG di wilayah kerjanya. Puskesmas juga diminta menjemput bola dengan mencatat SPPG yang baru berdiri dan mensosialisasikan persyaratan yang dibutuhkan.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================