
Ia menegaskan bahwa akar masalahnya bukan pada sifat buruk perempuan, melainkan sistem organisasi dan ekspektasi sosial yang membuat kursi jabatan terasa terbatas.
Kolaborasi Strategis Demi Tingkatkan Pelayanan Publik
Direktur RSUD Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno, menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara RSUD Kota Bogor, BKPSDM, Alisa Khadijah ICMI Bogor Raya, Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat yang turut memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis.
dr. Retno mengungkapkan, tren gangguan kesehatan mental saat ini cukup tinggi. Secara nasional, angka risiko stres mencapai 10 persen, sementara di Kota Bogor tercatat sebesar 1,3 persen. Tuntutan target dan beban kerja yang tinggi kerap menjadi pemicu stres utama bagi para pekerja.
“Tujuan utama kami adalah menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan bebas dari unsur toksik. Kami sengaja mengundang para Sekretaris Dinas (Sekdis) dan Kasubag Umum selaku pembuat kebijakan di instansi masing-masing agar mereka mendapatkan wawasan (insight) baru,” kata dr. Retno.
Ia menambahkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah ujung tombak pelayanan publik. Lingkungan kerja yang toksik dapat memicu stres, kecemasan (anxiety), hingga depresi yang otomatis menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pembenahan internal lingkungan kerja mutlak diperlukan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor, Dewi Puspasari, yang hadir mendampingi para peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor, berharap acara ini mampu membawa perubahan konkret.
“Tujuannya dan harapannya adalah agar fenomena atau kondisi yang kurang menguntungkan bagi perempuan di dalam perkantoran dapat kita putus sampai di sini. Kita ingin menciptakan suasana dan lingkungan kerja yang aman dan baik untuk perempuan, terutama di lingkungan pemerintahan,” pungkas Dewi.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















