Dokter Ingatkan: Makanan Segar Tetap Lebih Sehat Dibanding Makanan Kalengan

Kalengan
Ilustrasi Makanan Kalengan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Belakangan ini, sarden kalengan kembali menjadi perbincangan setelah dianggap bukan termasuk ultra processed food (UPF) oleh sebagian pihak. Namun, sejumlah pakar kesehatan tetap menekankan bahwa pilihan makanan paling aman dan sehat adalah makanan segar atau real food.

Hal tersebut disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi dan hepatologi dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr Aru Ariadno, dalam sebuah diskusi bersama media.

Menurutnya, makanan segar yang diolah sendiri di rumah memiliki tingkat keamanan yang lebih jelas karena proses pengolahannya dapat dikontrol langsung oleh konsumen. Sementara itu, pada makanan olahan, terdapat berbagai tahapan produksi yang tidak selalu diketahui secara rinci oleh masyarakat.

Real Food Dinilai Lebih Terjamin

dr Aru menjelaskan bahwa makanan olahan umumnya melalui proses panjang dengan tambahan berbagai bahan tertentu. Meskipun sudah ada regulasi yang mengatur keamanan pangan, risiko adanya variasi kualitas tetap tidak bisa diabaikan sepenuhnya.

BACA JUGA :  Pekerja Kantoran Rentan Penyakit Jantung Koroner, Skrining Rutin Jadi Langkah Pencegahan Penting

Karena itu, ia menilai konsumsi makanan segar tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Dengan bahan alami yang diolah sendiri, masyarakat dapat lebih memastikan kualitas dan kandungan gizi makanan yang dikonsumsi.

Perubahan Pola Penyakit di Masyarakat

Lebih lanjut, dr Aru juga menyoroti perubahan tren kesehatan masyarakat saat ini. Ia menyebut bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan kasus penyakit metabolik pada usia yang lebih muda.

Penyakit seperti hipertensi dan diabetes kini tidak hanya dialami oleh kelompok usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada orang usia produktif. Kondisi ini diduga berkaitan dengan pola makan modern yang lebih banyak mengandalkan makanan olahan serta gaya hidup yang kurang aktif.

BACA JUGA :  9 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat HP Cepat Rusak, Banyak Pengguna Tak Menyadarinya

Tantangan Gaya Hidup Modern

Meski demikian, dr Aru mengakui bahwa menerapkan pola makan berbasis real food bukanlah hal yang mudah di tengah kesibukan masyarakat saat ini. Aktivitas yang padat sering membuat orang tidak memiliki waktu cukup untuk berbelanja bahan segar dan memasak sendiri.

Akibatnya, makanan olahan menjadi pilihan praktis yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ia tetap menekankan pentingnya menyeimbangkan konsumsi makanan olahan dengan makanan segar agar kesehatan tetap terjaga.

Dengan demikian, meskipun makanan praktis semakin dominan dalam pola konsumsi modern, real food tetap dianggap sebagai pilihan utama untuk mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================