Penelitian Ungkap Minum Kopi Secukupnya Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Para peneliti menduga efek positif kopi berasal dari berbagai senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Kandungan antioksidan, antiinflamasi, dan neuroprotektif pada kopi diyakini dapat memengaruhi bagian otak yang berhubungan dengan pengaturan emosi.

Selain itu, kafein juga diketahui dapat memengaruhi dopamin, yaitu zat kimia di otak yang berperan dalam rasa senang, motivasi, dan energi.

Efek Kopi Bisa Berbeda pada Setiap Orang

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa respons tubuh terhadap kopi tidak selalu sama. Ahli gizi kardiologi preventif Michelle Routhenstein mengatakan bahwa sebagian orang mungkin merasa lebih tenang dan berenergi setelah minum kopi, tetapi pada orang lain, kafein justru dapat memicu kecemasan, mengganggu tidur, atau memperburuk suasana hati.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Karena itu, kopi tidak dapat dijadikan pengobatan utama untuk gangguan mental. Minuman ini hanya bisa menjadi bagian kecil dari gaya hidup sehat yang mendukung kesehatan psikologis secara keseluruhan.

Konsumsi Wajar Jadi Kunci

Sejumlah penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi sebanyak dua hingga tiga cangkir per hari sering dikaitkan dengan manfaat kesehatan lain, termasuk membantu menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan harapan hidup.

Namun, para peneliti menegaskan bahwa manfaat tersebut cenderung menurun jika konsumsi kopi dilakukan secara berlebihan. Oleh sebab itu, menjaga batas konsumsi tetap menjadi hal penting.

BACA JUGA :  Lari Pagi atau Lari Sore, Mana yang Lebih Baik? Ini Perbedaan Manfaatnya untuk Tubuh

Selain mengatur asupan kopi, kesehatan mental tetap perlu dijaga melalui pola hidup seimbang seperti tidur cukup, rutin berolahraga, makan bergizi, menjaga hubungan sosial, dan meluangkan waktu untuk relaksasi.

Meski hasil penelitian ini cukup menarik, para ilmuwan menegaskan bahwa studi tersebut baru menunjukkan adanya hubungan, bukan bukti langsung bahwa kopi menjadi penyebab menurunnya risiko depresi atau kecemasan. Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memahami pengaruh kopi terhadap kesehatan mental secara lebih mendalam.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================