Danantara Jamin PSEL Bogor Raya Nol Emisi Senyawa Berbahaya

Director Project and Stakeholder Management Danantara, Maulana Muhammad saat memaparkan terkait proyek PSEL Bogor Raya di Mako PWI Kota Bogor, Selasa (26/5/2026). Foto: Aditya/Bogortoday

BOGORTODAY.COM – Proyek pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di dua wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, yakni Galuga dan Kayumanis, dijadwalkan memasuki tahapan peletakan batu pertama (groundbreaking) pada akhir Juni 2026. Kepastian ini menyusul kesiapan lahan di kedua lokasi yang kini telah rampung 100 persen.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa mega proyek ini sudah berada di tahap pelaksanaan konkret, bukan lagi sekadar wacana atau gagasan di atas kertas.

“Lahan sudah 100 persen siap. Tinggal nanti groundbreaking dilaksanakan di akhir Juni 2026. Ini bukan lagi dalam konteks menggagas, tetapi kita akan segera membangun. Tantangannya memang cukup besar, namun ini menjadi solusi terbaik bukan hanya untuk Kota Bogor, tetapi bagi Bogor Raya dan sekitarnya,” ujar Dedie saat memberikan keterangan, Selasa (26/5/2026).

BACA JUGA :  Angkot Usia di Atas 20 Tahun Dilarang Mengaspal

Pembangunan infrastruktur modern ini berpayung hukum pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 dan resmi masuk ke dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan menggandeng Danantara sebagai pihak pelaksana. PSEL ini dirancang khusus sebagai langkah darurat penanganan volume sampah di Kota Bogor dan kawasan aglomerasi Bogor Raya yang kian kritis.

Target Beroperasi Awal 2028, Ekosistem Pendukung Mulai Diperkuat

Kedua fasilitas pengolahan sampah modern ini ditargetkan dapat mulai beroperasi penuh pada awal tahun 2028. Guna menyambut operasional hulu ke hilir, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kini mulai mengintegrasikan sejumlah infrastruktur pendukung sejak dini.

“Awal 2028 ditargetkan sudah mulai beroperasi. Oleh karena itu, dari sekarang persiapan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu 3R (TPST 3R) dikuatkan, bank sampah di wilayah dikuatkan, sistem transportasinya disiapkan, hingga pemenuhan kapasitas sumber daya manusianya juga mulai kita tata,” tutur Dedie.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dorong Perangkat Daerah Tertib Kelola Arsip Statis

Kayumanis Jadi Kawasan Terpadu Empat Proyek Infrastruktur

Menariknya, khusus untuk wilayah Kayumanis, pembangunan PSEL akan diintegrasikan bersama tiga proyek infrastruktur strategis lainnya dalam satu kawasan terpadu. Kendati padat proyek, Pemkot Bogor memastikan seluruh pembangunan ini saling mendukung demi kenyamanan publik.

Tiga proyek pendamping di kawasan terpadu Kayumanis tersebut meliputi, pembangunan Jalan Tol BORR (Bogor Ring Road) Seksi 3, pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) skala kota yang didanai anggaran Kementerian PUPR, dan fasilitas pengelolaan abu sisa pembakaran batu bara atau FABA (fly ash and bottom ash).

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================