Danantara Jamin PSEL Bogor Raya Nol Emisi Senyawa Berbahaya

“Dalam satu kawasan terpadu tersebut, semuanya dibangun serentak dan bertujuan penuh untuk kebaikan ekologi serta kemaslahatan masyarakat Bogor,” jelas Wali Kota.

Adopsi Teknologi Bakar Suhu Tinggi, Diklaim Ramah Lingkungan

Di sisi teknis, Director Project and Stakeholder Management Danantara, Maulana Muhammad, menyatakan bahwa fasilitas PSEL ini akan mengadopsi teknologi flue gas system dengan suhu pembakaran sangat tinggi, yakni di atas 850 derajat Celsius.

Teknologi termal canggih ini diklaim mampu mengurai zat-zat polutan berbahaya sebelum dilepaskan ke udara bebas.

“Melalui suhu di atas 850 derajat Celsius, gas furan, dioksin, dan segala senyawa beracun lainnya akan terurai habis. Kita pastikan sistem filtrasinya ketat sehingga aman bagi lingkungan sekitar,” urai Maulana.

BACA JUGA :  Telan Anggaran Rp5,5 Miliar, Perbaikan Tebing Longsor Kebon Pedes Mulai Digarap Siang Malam

Aliran Listrik Diserap PLN

Energi listrik yang diproduksi dari pembakaran sampah di PSEL Galuga nantinya akan langsung diserap oleh gardu induk PT PLN (Persero). Energi tersebut kemudian dialirkan melalui jaringan transmisi 150 kV dan 20 kV untuk menyuplai permukiman warga.

Terkait adanya aspirasi mengenai kemungkinan pemberian kompensasi listrik gratis bagi warga yang tinggal di sekitar TPA Galuga, Maulana menjelaskan bahwa regulasi tarif dan distribusi sepenuhnya berada di bawah otoritas PLN.

BACA JUGA :  Dinar Candy Syukuran Rumah Ketiga di BSD, Ungkap Perjuangan dan Rahasia Kelola Keuangan

“Untuk regulasi berbayar atau tidaknya, itu merupakan hak dan kewenangan penuh dari pihak PLN, termasuk penentuan ke wilayah mana saja aliran listrik ini akan diprioritaskan,” katanya.

Pihak pelaksana berharap kehadiran dua fasilitas PSEL ini dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menuntaskan krisis darurat sampah di Bogor, sekaligus menyumbang pasokan energi bersih yang ramah lingkungan bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat luas.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================