BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

BOGORTODAY.COM – Beredarnya sebuah poster yang mengklaim pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 di berbagai platform media sosial langsung mendapat respons dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Lembaga tersebut menegaskan bahwa informasi yang tersebar itu tidak benar atau hoaks.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara BKN, Wisudo Putro Nugroho, yang meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap berbagai informasi palsu yang mengatasnamakan seleksi aparatur sipil negara.

Informasi Resmi Hanya dari Kanal Pemerintah

BKN menekankan bahwa seluruh pengumuman terkait seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS, hanya disampaikan melalui kanal resmi pemerintah serta portal SSCASN.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar melalui poster tidak resmi, pesan berantai, maupun tautan yang tidak jelas sumbernya. Menurut BKN, jalur informasi yang tidak resmi berpotensi menyesatkan dan merugikan pelamar.

Ciri-Ciri Informasi Palsu yang Perlu Diwaspadai

BKN juga mengingatkan bahwa poster hoaks yang beredar biasanya memiliki sejumlah ciri mencurigakan. Di antaranya adalah penggunaan tautan yang tidak berasal dari domain resmi pemerintah serta narasi yang mendorong pengguna untuk segera mengklik link tertentu.

Hal tersebut dinilai sebagai upaya untuk menarik perhatian publik sekaligus berpotensi digunakan untuk tindakan penipuan atau pencurian data pribadi.

Imbauan untuk Tingkatkan Kewaspadaan Digital

Lebih lanjut, BKN mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital agar lebih kritis dalam menerima informasi, khususnya yang berkaitan dengan rekrutmen ASN.

BACA JUGA :  Netanyahu Tegaskan Israel Akan Hentikan Ancaman Iran, Sebut Rezim Teheran Tak Akan Bertahan

Masyarakat diminta untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang mencurigakan, tidak membagikan data pribadi ke sumber yang tidak dapat dipastikan keabsahannya, serta selalu melakukan pengecekan ulang melalui situs resmi pemerintah.

BKN juga menegaskan pentingnya peran publik dalam menghentikan penyebaran informasi palsu agar tidak merugikan masyarakat luas.

“Selalu pastikan sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya,” demikian pesan BKN dalam keterangannya.

Dengan adanya klarifikasi ini, masyarakat diharapkan lebih waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait seleksi CPNS maupun CASN di masa mendatang.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================