Usai Digeruduk Massa, BPN Kabupaten Bogor 1 Klaim Sampaikan Aspirasi Petani ke Pusat

Ia juga menegaskan tidak ada praktik tidak wajar dalam proses pengajuan SHGB baru tersebut. “Saya pastikan tidak ada ruangan khusus, tidak ada nominal, dan tidak ada angka apa pun,” katanya.

Sehari sebelumnya, Kamis (4/6/2026), ribuan petani yang tergabung dalam Himpunan Petani dan Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) mendatangi kantor BPN Kabupaten Bogor 1. Mereka mendesak BPN menghentikan sementara proses permohonan SHGB PT BSS hingga status hukum lahan memperoleh kepastian.

BACA JUGA :  Konstruksi Fisik Off-Ramp Ciawi Selatan Siap Dikebut

Ketua HPPMI Kabupaten Bogor, Yusuf Bachtiar, menegaskan lahan tersebut sudah lama digarap warga sekitar dan menjadi tumpuan perekonomian mereka.

“Kami ini penggarap dan masyarakat yang beriktikad baik. Kami sudah mengelola lahan tersebut, ada yang bertani, bahkan sektor perekonomian pun sudah jalan,” kata Yusuf.

BACA JUGA :  Jaring Angkot Tahun Produksi 2000-2002, Dishub Kota Bogor Tegaskan Aturan Besitua

Atas dasar itu, HPPMI menyampaikan satu tuntutan yang dinilai mendesak kepada BPN. “Tuntutan kami simpel. Satu, hentikan dulu permohonan SHGB yang dimohon oleh PT BSS,” tegasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================