
Suatu saat sopir taxi ini mendapat penumpang, tapi sebentar lagi mau waktu shalat, maka dengan sopan sopir taxi ini minta maaf menolak penumpang ini, karena sebentar lagi dia mau shalat di masjid, penumpang ini lalu berkata, ya tidak apa-apa saya juga mau ikut shalat sekalian.
Setelah shalat penumpang ini bertanya,”Mengapa bapak selalu mementingkan shalat tepat waktu berjamaah di masjid, apa bapak sudah haji?”
Sopir taxi ini menjawab,”Ingin banget saya naik haji pak, tapi kan saya tidak punya cukup uang,”jawabnya. Kemudian penumpang yang kaya raya ini berkata,”Bapak insyaAllah akan saya daftarkan naik haji dengan beaya dari saya,”katanya.
MasyaAllah dan alhamdulillah akhirnya keinginan sopir taxi untuk naik haji terkabul.
Maka sayapun termotivasi untuk meniru sopir taxi ini, dengan mengamalkan shalat berjamaah tepat waktu di masjid atau musholla di mana saya berada.
Saya semangat dan mati-matian untuk mengamalkan amalan ini. Jika hanya sakit ringan, atau hujan saya tetap ke masjid untuk shalat berjamaah. Alhamdulillah sekitar 1 tahun amalan ini saya jalani, doa dan keinginanku terkabul, saya diumrahkan oleh kakakku, semoga suatu saat saya dan istri bisa naik haji, seperti sopir taxi tersebut, Aamiin. Jayalah Indonsiaku.
Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














