
Ketua pelaksana turnamen, Arif Rahman, menambahkan biliar dipilih karena mengandung filosofi yang relevan dengan tuntutan profesionalisme birokrasi.
“Filosofinya olahraga biliar ini ketepatan, sehingga teman-teman diharapkan lebih fokus dalam bekerja di Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Arif.
Meski keikutsertaan tidak diwajibkan, beberapa instansi yang tidak memiliki pemain memilih tidak mengirim peserta, tingginya antusiasme mendorong panitia untuk menjadikan turnamen ini agenda tahunan rutin ke depan.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















